Klaster Lingkungan Gereja, Uskup Agung Medan Hingga Pastor-Suster Kena Corona
Nasional

Muncul klaster di lingkungan Gereja Katolik, Uskup Agung Kota Medan berserta sejumlah pastor dan suster dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Begini kronologinya.

WowKeren - Laporan terbaru penyebaran virus corona (COVID-19) mengungkapkan temuan adanya klaster di lingkungan Gereja Katolik. Klaster tersebut terjadi di Kota Medan, dimana Uskup Agung Medan, Mgr Kornelius Sipayung OFM Cap dinyatakan positif terinfeksi virus corona.

Laporan tersebut muncul berdasarkan hasil pemeriksaan Polymerase Chain Reaction (PCR). Selain Uskup Agung Medan, sejumlah pastor dan suster juga dinyatakan positif terinfeksi virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Juru Bicara Keuskupan Agung Medan (KAM), Pastor Benyamin Purba OFM Cap yang mengonfirmasi kabar tersebut. Ia menjelaskan jika ada empat pastor dan satu suster yang terpapar virus corona. Mereka adalah Vikaris Jenderal (Vikjen) Pastor Michael Manurung, Pastor Frans Borta P Rumapea, Pastor Romualdus Nairun, Pastor Joddy Morison Turnip dan Suster Mangela.

”Benar, Uskup Agung Medan dan beberapa pastor serta suster positif corona,” kata Pastor Benyamin melalui siaran YouTube resmi Komunikasi Sosial (KOM) KAM, seperti dilansir dari Detik pada Minggu (18/7). “Mereka ada yang telah diisolasi di rumah sakit dan ada yang isolasi mandiri.”

Benyamin menjelaskan jika keempat pastor tersebut tinggal bersama dengan Uskup Agung Medan Kornelius di Keuskupan Jalan Imam Bonjol. Mgr Kornelius Sipayung dirujuk ke RS Martha Friska Medan pada 14 Juli 2020 lalu setelah dinyatakan positif COVID-19.

Benyamin mengungkapkan kondisi kesehatan Mgr Kornelius Sipayung saat ini baik-baik saja saat diisolasi dan masih bisa makan hingga mandi sendiri. Ia juga turut menjelaskan kondisi dari Pastor Mikael Manurung yang juga stabil dimana saat ini dirawat di tempat yang sama dengan Uskup Agung Medan.


”Beliau (Kornelius Sipayung) bisa mandi sendiri, makan dengan baik,” jelas Benyamin. “Kemudian Pastor Mikael Manurung juga positif corona dan diisolasi di RS Martha Friska Medan pada 7 Juli 2020 kondisinya juga stabil.”

Benyamin juga turut menjelaskan kondisi ketiga pastor yang juga terinfeksi virus corona lainnya, yakni Pastor Borta Rumapea, Pastor Jodi Turnip, dan Romo Aldus. Ketiganya saat ini menjalani isolasi di Rumah Sakit Elisabeth Medan.

”Untuk Pastor Borta masuk rumah sakit pada 13 Juli dengan kondisi batuk dan meriang,” terang Benyamin. “Kemudian Pastor Jodi Turnip masuk pada 16 Juli dengan kondisi demam dan lemas. Lalu Romo Aldus masuk pada 13 Juli 2020 kondisinya demam dan lemas.”

Sementara itu, Benyamin mengungkapkan ada dua pastor lainnya yang juga menunjukkan gejala terinfeksi virus corona. Keduanya adalah Pastor Petrus Simarmata dan Fernandus Saragih.

”Suster Mangela juga sedang isolasi mandiri karena menunjukkan gejala COVID-19,” papar Benyamin. “Kemudian dua orang awam di KAM masing-masing Melina Marbun dan Nona Kristina masih menunggu hasil.”

Akibat banyaknya kasus virus corona di lingkungan gereja, Benyamin lantas mengimbau umat ataupun masyarakat yang telah berkontak langsung dengan pastor dan suster positif corona agar segera memeriksakan diri ke rumah sakit. Hal ini dilakukan demi menekan laju penularan virus COVID-19.

”Virus ini begitu kencang. Bagi mereka yang bertemu sejak 1 Juli harap mengambil sikap sendiri entah itu berkonsultasi dengan dokter setempat,” imbau Benyamin. “Ini harus kita cermati bersama bukan menakuti dan membuat cemas. Karena bisa jadi mereka menjadi carrier COVID-19 pada waktu anda bertemu.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait