Cegah Corona, Gugus Tugas Beri Protokol Khusus Rapat Di Kantor
Nasional

Demi mencegah penularan virus corona di lingkungan perkantoran, Gugus Tugas COVID-19 memberikan protokol kesehatan yang harus diterapkan ketika mengadakan rapat.

WowKeren - Klaster virus corona (COVID-19) dari lingkungan perkantoran belakangan terakhir ini terus bermunculan seiring dengan masa transisi menuju new normal. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 lantas memberikan protokol kesehatan yang harus dijalankan saat mengadakan rapat di kantor.

Juru Bicara Pemerintah Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto menjelaskan jika protokol kesehatan saat rapat dapat menekan penyebaran virus di lingkungan kantor. Oleh sebab itu, semua peserta yang akan mengikuti rapat wajib dipastikan dalam kondisi sehat terlebih dahulu oleh pihak kantor.

Yurianto juga meminta agar kapasitas peserta rapat dibatasi saat mengadakan rapat. Selain itu , kapasitas ruangan juga harus diperhatikan dan memenuhi syarat yang cukup lebar agar bisa menerapkan jaga jarak antar peserta atau physical distancing.

”Jika akan digelar pertemuan fisik di kantor, pastikan bahwa hanya dihadiri oleh orang-orang yang tidak sakit,” ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur pada Minggu (19/7). “Pastikan kapasitas ruang itu betul-betul bisa menjamin untuk jaga jarak.”

Pria yang akrab disapa dengan nama Yuri ini juga meminta agar rapat digelar secepat mungkin. Ia mengatakan setidaknya kantor bisa menggelar rapat paling lama selama 30 menit saja. Hal ini demi mencegah banyaknya pegawai yang mengobrol bersama dan berpotensi menjadi penyebaran virus corona.


Menurutnya, penyelenggaraan rapat di kantor juga harus dilakukan seefisien dan seefektif mungkin. Rapat bisa dilakukan jika ada pembahasan yang benar-benar penting saja.

Presentasi rapat yang disampaikan juga diimbau harus cepat dan mengutarakan yang paling penting saja. Yuri juga menganjurkan agar rapat bisa dibagi menjadi beberapa sesi demi menghindari kontak antar pegawai karena berada di dalam ruangan dalam waktu yang sama.

”Mana kala topiknya banyak, maka bagi rapat ke beberapa kegiatan,” imbau Yuri. “Rencanakan dengan baik agar rapat bisa efektif, efisien, dan singkat.”

”Kita tidak ingin ruang rapat yang pada umumnya terbatas, dan sirkulasinya tertutup jadi tempat sekadar ngobrol,” sambungnya. “Upayakan tidak lebih dari setengah jam.”

Terakhir, Yuri menganjurkan agar tidak ada makanan dan minuman yang disediakan saat rapat. Pasalnya, peserta rapat akan cenderung melepas masker jika disajikan makanan dan minuman. Padahal, maskter sama sekali tidak boleh dilepas apalagi saat berkumpul dengan sejumlah orang demi mencegah penularan virus corona.

”Diupayakan tidak ada hidangan makan dan minum selama rapat sehingga semua tetap bisa gunakan masker tanpa ada kesempatan untuk buka masker,” saran Yuri. “Hilangkan kebiasaan sajikan makanan dan minuman di ruang rapat.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait