Langsung di Bawah Jokowi, Ini Respons BIN Usai Dicopot dari Koordinasi Kemenko Polhukam
Nasional

Kendati berada langsung di bawah Jokowi, namun BIN menegaskan koordinasi dengan kementerian atau lembaga lain tetap bisa dilakukan, termasuk Kemenko Polhukam

WowKeren - Badan Intelijen Negara (BIN) buka suara menanggapi Perpres 73/2020. Diketahui, Perpres tersebut mengatur jika BIN tak lagi berada di bawah koordinasi Kemenko Polhukam.

BIN saat ini berada langsung di bawah Presiden Joko Widodo alias Jokowi. BIN pun menyambut baik perubahan ini. Sebab dengan begitu, sistem pelaporan informasi lembaganya kepada Jokowi bisa lebih ringkas. Hal tersebut sebagaimana dikemukakan oleh Deputi Bidang Komunikasi dan Informasi BIN, Wawan Hari Purwanto.

Wawan menyebut dengan penyampaian informasi yang cepat, maka Kepala Negara juga bisa mengambil kebijakan secara lebih cepat. Tak cukup sampai di situ, Wawan juga menyebut keuntungan lain dengan dipindahnya koordinasi BIN langsung di bawah presiden.

"Semua ditujukan untuk efisiensi agar terjadi percepatan distribusi informasi ke Presiden sehingga kebijakan yang diambil dapat dilakukan secara cepat, tepat, efektif, dan efisien," kata Wawan melalui keterangannya, Minggu (19/7). "Serta makin memperketat kerahasiaan informasi itu sendiri."


Wawan pun juga mengapresiasi langkah Jokowi yang satu ini. Bukan tanpa alasan, dinamika Ipoleksosbudhankam di dalam maupun luar negeri membutuhkan penanganan ekstra dengan pola yang tidak linier. Sehingga pola penyampaian informasi bisa dilakukan secara lebih efisien.

"Presiden adalah single client Badan Intelijen Negara, sehingga penyampaian informasi dilakukan secara direct," ujar Wawan menjelaskan. "Distribusi informasi dan pelaporan BIN akan lebih efektif dengan langsung di bawah Presiden."

Kendati berada langsung di bawah Jokowi, namun Wawan menegaskan jika BIN tetap melakukan koordinasi dengan kementerian atau lembaga lain, termasuk Kemenko Polhukam. Misalnya dalam rapat Kominpus (Komite Intelijen Pusat). Sebagai Ketua Kominpus, BIN akan melibatkan kementerian lainnya.

"Rapat Kominpus selain melibatkan lembaga intelijen di kementerian/lembaga lain," lanjut Wawan. "Juga melibatkan Kementrian/Lembaga terkait yang tidak memiliki unit intelijen."

Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan jika pihaknya masih bisa meminta informasi intelijen dari BIN. Ia juga akan meminta BIN agar sering memberikan berbagai laporan perkembangan intelijen.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait