Viral Foto Jenazah Pasien Corona, Gugus Tugas Kritik Fotografer: Tak Beretika
Getty Images
Nasional

Foto jenazah pasien COVID-19 jepretan fotografer Joshua Irwandi telah menggegerkan publik. Gugus Tugas COVID-19 kini mengkritik keras foto yang dinilai tak punya etika itu.

WowKeren - Foto penampakan jenazah pasien virus corona (COVID-19) yang dijepret oleh fotografer Joshua Irwandi terus menuai kontroversi. Setelah viral dan mendapat beragam pendapat dari kalangan masyarakat, kini Gugus Tugas COVID-19 buka suara mengenai foto tersebut.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito mengkritik orang yang mengambil gambar jenazah pasien virus corona itu tidak beretika. Ia juga mengkritik pihak-pihak yang menyebarkan foto itu hingga menjadi viral di media sosial.

“Kalau foto itu benar,” kata Wiku seperti dilansir dari CNNIndonesia, Senin (20/7). “Maka yang mengambil gambar dan menyebarkan adalah orang yang tidak beretika.”

Wiku menegaskan jika virus corona sangatlah berbahaya dan tidak mengenal jabatan, profesi, jenis kelamin, umur mau pun ras tertentu. Ia mengatakan semua orang memiliki potensi yang sama besar dalam terinfeksi virus mematikan tersebut. Oleh sebab itu, ia menyayangkan adanya pihak yang meremehkan bahaya virus corona dengan mengambil foto tersebut.

Sebagai informasi, foto jepretan Joshua Irwandi ini memperlihatkan penampakan jenazah pasien virus corona yang masih berada di ranjang rumah sakit. Pasien meninggal itu terlihat dibungkus dengan plastik sampai beberapa lapisan demi mencegah cairan tubuh merembes keluar.


Rupanya, prosedur tersebut merupakan protokol pemakaman pasien COVID-19 yang terpaksa dilakukan demi mencegah virus menular. Foto tersebut juga telah dimuat dalam National Geographic. Sontak, penampakan jenazah pasien virus corona yang menjadi viral di media sosial ini telah membuat publik yang melihatnya merinding.

Kebenaran foto itu sendiri juga telah dikonfirmasi oleh Organisasi profesi Pewarta Foto Indonesia (PFI). Mereka membenarkan bahwa foto itu adalah karya Joshua Irwandi dalam menjepret jenazah pasien virus corona.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto juga menyoroti kontroversi foto tersebut. Ia menyarankan agar pihak-pihak yang bersangkutan menyebutkan lokasi rumah sakit tempat foto itu diambil demi meluruskan beberapa tuduhan yang menyebut jika fotografer telah menyalahi aturan karena melanggar protokol kesehatan dan mendekati pasien virus corona.

”Kalau niatnya baik tunjukkan RS mana supaya bisa kita perbaiki,” saran Yurianto, Minggu (19/7). “Masyarakat sudah pintar dan tahu mengecek kebenaran satu berita.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait