Tagar #UniversitasNggaweSusah Puncaki Trending Topic, Ternyata Dipicu Protes Mahasiswa UNS
Nasional

Tagar tersebut disuarakan sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap kebijakan universitas di tengah pandemi corona (COVID-19). BEM UNS juga menyampaikan sejumlah maklumat mahasiswa dalam akun Twitter resmi mereka.

WowKeren - Tagar #UniversitasNggaweSusah menduduki posisi puncak di jajaran trending topic Twitter Indonesia pada Senin (20/7) sore. Rupanya, tagar tersebut diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah.

Tagar tersebut disuarakan sebagai bentuk protes mahasiswa terhadap kebijakan universitas di tengah pandemi corona (COVID-19). BEM UNS juga menyampaikan sejumlah maklumat mahasiswa dalam akun Twitter resmi mereka.

"1. Memberikan jaminan bahwa tidak ada mahasiswa UNS yang mengalami putus kuliah dan/atau cuti sementara di semester gasal TA 2020/2021 akibat terkendala biaya pembayaran UKT di masa pandemi COVID-19. #UniversitasNggaweSusah," cuit BEM UNS pada hari ini. "2. Menuntut UNS untuk selalu terbuka dalam hal penyampaian aspirasi dari mahasiswa dalam upaya perumusan kebijakan kampus."

BEM UNS

Twitter/BEMUNS


Selain itu, UNS juga dituntut untuk membuka transparansi keuangan dan menjelaskan secara detail komponen penggunaan serta penyusunan uang kuliah tunggal (UKT) di masa pandemi. Lalu, mahasiswa menuntut UNS untuk memberikan potongan UKT secara merata sebesar persentase tertentu untuk semester gasal tahun ajaran 2020/2021.

"5. Menjamin mahasiswa yang mengajukan keringanan UKT akibat COVID-19 dapat diterima sepenuhnya serta menjamin adanya verifikasi yang jujur dan bertanggung jawab tanpa mempersulit proses pengajuan mengingat hampir seluruh mahasiswa UNS terkena dampak pandemi global," lanjut BEM UNS. "6. Menuntut jaminan implementasi pembebasan UKT bagi mahasiswa akhir secara menyeluruh sesuai Peraturan Rektor Nomor 18 Tahun 2020 dan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 tanpa dikenai seleksi lagi ditingkat program studi dan fakultas."

Tak hanya itu, UNS juga diminta untuk meninjau ulang kuliah online yang selama ini telah berjalan dan memberikan jaminan bantuan pulsa secara merata. Yang terakhir, UNS diminta untuk menerapkan kembali kebijakan komponen biaya jaket almamater bagi mahasiswa baru sudah termasuk dalam UKT karena dinilai melanggar Permenristekdikti Nomor 39 Tahun 2017 dan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018.

Tak hanya menjadi trending topic di Twitter, mahasiswa UNS juga memutuskan untuk turun ke jalan. Humas Aliansi UNS Bergerak, Zaki Zamani, menjelaskan bahwa aksi #UniversitasNggaweSusah ini dipicu oleh persoalan UKT hingga sumbangan pembangunan institusi (SPI) yang dibebankan ke mahasiswa baru. Besaran nilai SPI tersebut dinilai terlalu tinggi mengingat saat ini pandemi corona masih belum mereda.

"Jadi dari teman-teman aksi pada siang sampai sore ini dari golongan mahasiswa biasa UNS, hingga BEM Fakultas, organisasi eksternal kampus KAMMI, GMNI dan HMI yang tergabung dalam aliansi UNS bergerak," terang Zaki dilansir detikcom pada Senin (20/7). "Karena ini sudah lama, dari awal pandemi sampai sekarang kemudian ada beberapa isu yang berkembang UKT, mahasiswa baru yang dikeluarkan dari CSA (Cost Structure Analysis), sekarang SPI enggak ada pilihan Rp 0."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait