Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja melakukan misi dan berhasil menyelamatkan wanita asal Amerika Serikat (AS) yang disekap di Kongo. Bagaimana ceritanya?
- Ruth Meliana
- Selasa, 21 Juli 2020 - 08:09 WIB
WowKeren - Tentara Nasional Indonesia (TNI) baru saja berpartisipasi dalam misi penyelamatan Warga Negara Amerika Serikat (WN AS) di Kongo, Afrika Selatan. Seorang wanita WN AS, Sarah berhasil diselamatkan oleh Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas TNI Konga XXXIX-B Rapid Depoyable Battalion (RDB) MONUSCO.
Sarah diketahui telah disandera oleh sekelompok bandit di Kongo. Ia sudah disekap di Ake Village selama 16 hari. Misi penyelamatan Sarah itu sendiri diungkapkan langsung oleh Komandan Satgas TNI RDB Kolonel Inf Daniel Lumban Raja.
“Turut berperan dalam proses penyelamatan sandera salah satu warga yang berkebangsaan Amerika,” kata Daniel Lumban Raja mengutip siaran pers, seperti dilansir dari CNNIndonesia, Selasa (21/7). “Misi penyelamatan ini atas nama Mrs. Sarah dari tangan kelompok bandit yang berada di Ake Village.”
Misi penyelamatan ini berawal saat TNI mendapatkan informasi dari Chief dan MSF team kepada Komandan Static Combat Deployment (SCD) Lulimba Mayor Inf Yoni. Informasi tersebut menyebutkan jika akan ada misi membebaskan WN AS bernama Sarah.
TNI lantas menyiapkan berbagai cara untuk menyelamatkan Sarah yang masih disekap, salah satunya adalah melakukan negosiasi. Daniel menjelaskan pihaknya melakukan berbagai persiapan matang dalam melakukan negosiasi.
Setelah melakukan perundingan yang alot, Satgas RDB dari TNI akhirnya akhirnya menemukan titik terang dalam proses negosiasi. Mereka berhasil mencapai kesepakatan dengan kelompok bandit tersebut untuk membebaskan sandera.
Daniel sendiri mumuji bagaimana pihaknya berhasil melakukan misi penyelamatan sandera dengan aman dan terkendali tanpa adanya kekerasan. Ia juga turut mengungkapkan kondisi Sarah yang telah dibebaskan saat ini, dimana keadaannya sudah stabil dan sedang menjalani pemeriksaan kesehatan secara intensif.
”Satgas Indo RDB berperan penting dalam memastikan situasi keamanan terkendali,” jelas Daniel. “Hal ini dengan melaksanakan pengamanan ring luar guna mem-back up dan mengambil tindakan apabila terjadi situasi genting dalam proses terjadinya negosiasi sandera yang terjadi di desa Ake tersebut. Dilaporkan kondisi sandera secara umum stabil dilanjutkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan secara intensif kepada korban.”
(wk/lian)