Bencana banjir bandang di wilayah Luwu Utara membuat Evi Masamba merasa sedih dan terpukul. Pasalnya keluarga Evi turut menjadi korban dalam bencana tersebut.
- Eva Ayu Rahmawati
- Kamis, 23 Juli 2020 - 10:34 WIB
WowKeren - Evi Masamba tak kuasa menahan kesedihan saat mengetahui kampung halamannya tersapu banjir bandang. Seperti diketahui, bencana banjir bandang menerjang wilayah Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada 13 Juli lalu.
Bencana banjir bandang tersebut membuat jembatan putus hingga rumah warga terendam, termasuk kediaman keluarga Evi. Tak tinggal diam, penyanyi dangdut jebolan ajang "D'Academy" tersebut bahkan melelang mobil mewahnya untuk membantu para korban banjir.
Sementara itu, Evi juga mendatangi langsung kampung halamannya yang sudah porak-poranda akibat banjir bandang. Istri Aryef Wahid tersebut membagikan foto-foto saat ia berdiri di sekitar reruntuhan rumah warga yang rusak dengan tatapan pilu.
"LUWU UTARA KU KOTA TERCINTAKU TERSENYUMLAH KEMBALI BANGKITLAH KEMBALI ........LOKASI LONTANG MASAMBA LUWU UTARA... #prayforluwuutara," tulis Evi di Instagram pada Rabu (22/7). Selain itu, Evi juga menceritakan kenangan masa kecilnya dengan kampung halamannya.
"Di sini tanah MASAMBA saya lahir. Masa kecil saya habiskan di pinggiran sungai MASAMBA. Bapak menjual ikan di PASAR LAMA DAN KINI DI RUBAH MENJADI TAMAN SULIKAN MASAMBA," ungkap Evi di Instagram pada Kamis (23/7). "KINI PASAR LAMA TAMAN SULIKAN DAN SEKITARNYA HABIS TERSAPU AIR DAN LUMPUR AKIBAT BANJIR BANDANG."
Lebih lanjut, Evi juga mengungkapkan rasa trauma para korban yang kepanikan saat banjir tiba. Kendati begitu, penyanyi berusia 29 tahun tersebut berharap kondisi akan segera membaik serta bisa kembali bangkit.
"ADA APA KOTA MASAMBAKU? KOTA TERCINTAKU RUMAH KELUARGAKU TAK ADA LAGI. TIAP MALAM MASYARAKAT MASAMBA SEPERTI DI HATUI AIR NAIK SEDIKIT SAJA ORANG SEMUA PANIK," sambung Evi. "TIAP MALAM MASYARAKAT MASAMBA TIDAK BISA TIDUR NYENYAK KARNA TRAUMA MASIH MENGHANTUI. BISMILLAH INSYAALLAH MASAMBA BANGKIT LUWU UTARA KU PASTI BISA. #prayforluwuutara."
(wk/evaa)