Citilink Beri Klarifikasi Soal Penumpang Reaktif COVID-19 Yang Lolos Terbang ke Pontianak
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Maskapai Citilink memberikan klarifikasinya soal salah satu penumpang asal Surabaya yang ketahuan reaktif COVID-19 usai menjalani rapid test massal di Bandara Supadio Pontianak.

WowKeren - Sejumlah penumpang dari Surabaya dinyatakan reaktif COVID-19 saat ikuti rapid test massal di Bandara Supadio Pontianak hingga berujung pada kritikan keras terhadap pengamanan dari maskapai dan bandara. Menanggapinya, Citilink selaku salah satu maskapai yang mengangkut penumpang reaktif itu angkat bicara.

Citilink menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan seluruh protokol kesehatan terhadap calon penumpang. Yakni dengan menerapkan seluruh panduan dari Permenhub Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Kemenhub No 13 Tahun 2020 di setiap operasional penerbangan.

Terkait dengan persyaratan dokumen kesehatan penumpang, seperti hasil tes PCR maupun rapid test, semua sudah dipastikan oleh pihak maskapai. Namun dokumen itu kemudian diperiksa lebih lanjut oleh pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sebelum disetujui untuk terbang.


"Saat ini Citilink bersama dengan regulator dan KKP setempat terus melakukan komunikasi dan koordinasi intensif dengan pihak Pemda," ujar VP Corporate Secretary & CSR PT Citilink Indonesia, Resty Kusandarina, dalam rilis hak jawabnya, Selasa (4/8). "Untuk memperoleh informasi lebih lanjut terkait hal ini."

Pada kesempatan yang sama, Citilink juga memberikan klarifikasi perihal penumpang yang dinyatakan reaktif COVID-19. Maskapai dalam naungan PT Garuda Indonesia itu menegaskan hanya ada satu penumpangnya yang ditemukan reaktif COVID-19 usai menjalani rapid test di Pontianak.

"Dapat kami sampaikan bahwa pada saat keberangkatan dari Surabaya penumpang Citilink tersebut telah memenuhi persyaratan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," jelas Resty. "Saat ini berdasarkan informasi yang kami terima dari otoritas setempat telah dilakukan pemeriksaan lanjutan yaitu swab test dan masih menunggu hasil dari tes tersebut."

Resty turut memastikan bahwa Citilink selalu mendukung semua upaya pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menjunjung tinggi penerapan protokol kesehatan di setiap operasional penerbangannya, seperti dengan melakukan desinfeksi di seluruh bagian pesawat secara rutin setiap hari setelah beroperasi. Citilink juga menggunakan filter HEPA (High Efficiency Particulate Arrestor) di semua pesawat untuk menyaring debu serta berbagai bahan pencemar udara, termasuk virus dan bakteri.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts