Konten Pornografi Di Video Belajar Online Anak Disorot, Pihak Situs Gercep Ambil Tindakan
Nasional

Situs GuruBP akhirnya mengambil langkah cepat dengan menghapus iklan berbau pornografi yang muncul di situs yang seharusnya diperuntukkan untuk guru dan anak-anak tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini masyarakat dibikin resah dengan munculnya persoalan munculnya konten pornografi pada situs dan video belajar online. Situs GuruBP akhirnya mengambil langkah cepat dengan menghapus iklan berbau pornografi yang muncul di situs yang seharusnya diperuntukkan untuk guru dan anak-anak tersebut.

Kemunculan iklan berbau pornografi ini sebelumnya dikeluhkan oleh Reza Indragiri Amriel, seorang psikolog forensik. Ia menyebut niat pembuat situs tersebut sebenarnya baik dan patut dihargai, sayangnya ada kecerobohan yang menyebabkan munculnya iklan tersebut.

"Tapi tampaknya ada kecerobohan, sehingga adware berkonten pornografi justru muncul di situs yang sejatinya dikhususkan bagi guru dan anak-anak," kata Reza. Perlu diketahui, Situs GuruBP adalah blog yang menyediakan informasi tentang berbagai macam soal, jawaban, dan kabar pendidikan terkini. Baik untuk jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, maupun perguruan tinggi.


Reza mengaku sempat melaporkan kemunculan iklan berbau pornografi itu ke beberapa pihak, seperti Cybercrime Polri, Aduankonten milik Kominfo, dan tentunya ke pengelola situs tersebut. "Saya sudah hubungi Cybercrime Polri, Aduan Kominfo, dan pengelola situs tersebut. Harapannya, situs tersebut bisa di-take down untuk dibenahi," tambahnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tak mengakses situs tersebut selama iklan berbau pornografinya belum dihapus. "Baik sekali jika Bapak, Ibu, dan Rekan-rekan tidak mengunjungi situs tersebut. Juga awasi anak-anak agar menjaga jarak. Terima kasih," tutupnya.

Saat ini, pengelola situs sudah menarik iklan berbau pornografi tersebut dan mencantumkan permintaan maafnya. "Agar lebih bersahabat dan pantas untuk dibaca oleh anak usia sekolah dasar, maka iklan di blog ini sengaja dihapus. Mohon maaf dan terima kasih atas kritik dan sarannya," demikian tertera pada bagian atas situs GuruBP.

Sebelumya, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan peringatan terkait adanya konten pornografi pada video belajar anak yang dilakukan secara online. KPAI lantas meminta orangtua untuk ikut turun tangan dalam menangani persoalan ini. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan berperan aktif dalam mendampingi anak yang sedang belajar menggunakan gadget, khususnya saat tersambung ke internet.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts