Kabar Gembira, Program Kartu Pra Kerja dan Bansos Bakal Berlanjut Hingga 2021
Nasional

Perlindungan sosial yang diberikan meliputi Program Keluarga Harapan hingga Kartu Pra Kerja. Hal ini perlu dilakukan berkelanjutan hingga 2021 untuk mempercepat pemulihan sosial

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menyampaikan sejumlah kebijakan pemerintah di sektor ekonomi pada tahun mendatang dalam Nota Keuangan 2021. Salah satu yang disinggungnya adalah soal pemberian perlindungan sosial.

Untuk sektor ini, Jokowi menganggarkan sebanyak Rp 419 triliun. Perlindungan sosial perlu dilakukan berkelanjutan hingga 2021 untuk mempercepat pemulihan sosial dan mendukung reformasi sistem perlindungan sosial secara bertahap.

Perlindungan sosial ini meliputi Program Keluarga Harapan, kartu sembako, dan Kartu Pra Kerja. "Langkah perlindungan sosial dilakukan melalui bantuan pada masyarakat melalui program keluarga harapan, kartu sembako, bansos tunai, dan Kartu Pra Kerja," kata Jokowi di Gedung Nusantara, Jumat (14/8).


Selain itu, diharapkan perlindungan sosial tersebut mampu mendorong program reformasi perlindungan sosial yang komprehensif berbasis sejumlah hal. Reformasi tersebut tak hanya berdasar pada siklus hidup dan antisipasi aging population namun juga penyempurnaan data terpadu DTKS dan perbaikan mekanisme penyaluran program perlindungan sosial.

Lebih jauh, reformasi ini ditargetkan bisa mengurangi angka kemiskinan 5 tahun mendatang. "Reformasi sistem perlindungan sosial secara bertahap ini sangat penting dalam mendukung upaya pengentasan kemiskinan ekstrem di tahun 2024," tutur Jokowi.

Diketahui, pemerintah telah memberikan berbagai macam stimulus ekonomi selama masa pandemi. Hal itu bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak wabah.

Kendati demikian, Jokowi mengakui jika pemberian stimulus di tengah pandemi bukanlah hal yang mudah. "Ketika krisis kesehatan tersebut berdampak pada perekonomian nasional, kami juga harus cepat bergerak, seperti memberikan bantuan sosial, membantu UMKM, membantu tenaga kerja. Sesuatu yang tidak mudah," kata Jokowi dalam video conference, Jumat (14/8).

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts