Dipercaya Buat Jingle Lawan Covid-19, Padi Umumkan Ubah Judul Gara-gara Ini
Instagram/padiband
Musik
Seleb vs Corona

Grup band Padi mendapat kepercayaan untuk menciptakan jingle resmi perlawanan terhadap Covid-19. Padi kemudian mengumumkan soal perubahan judul untuk lagu jingle tersebut.

WowKeren - Satgas penanganan Covid-19 memberikan kepercayaan kepada grup band papan atas, Padi, untuk menciptakan jingle terkait Covid-19. Padi pun kemudian menciptakan lagu berjudul "Perlawanan Terhadap Covid-19. Tapi kemudian Padi mengumumkan adanya perubahan judul.

Judul jingle resmi "Perlawanan Terhadap Covid-19" ciptaan Padi Reborn berubah menjadi "Ingat Pesan Ibu dari Perubahan Perilaku". Menurut Piyu Padi sang gitaris, judul tersebut dirasa Satgas Covid-19 lebih sesuai dengan pesan yang ada di dalam liriknya.

"Supaya jangan sampai salah persepsi, salah pemahaman. Jadi kita angle-nya dari orangtua, kayak dari ibu, ibu itu kan orang yang paling kita sayangi dan hormati, dan dari ibu lah kita diingetin terus," kata Piyu pada Kamis (1/10. dilansir dari Matamata.com. "Ibu juga yang doain kita, jadi jangan sampai orang yang kita sayangi dan hormati itu kita lupakan."

Tak hanya itu, setelah diperdengarkan kepada tim Satgas, lagu jingle tersebut rupanya juga sempat mengalami beberapa perubahan. Lagu yang dibuat beberapa waktu lalu itu pun sebelumnya memiliki lirik yang lebih panjang. Namun, atas permintaan Satgas Covid-19, lagu itu diubah menjadi lagu pendek.


Piyu kemudian juga menjelaskan mengenai tujuan adanya perubahan jingle tersebut. Ternyata perubahan tersebut untuk menyesuaikan dengan tujuan awal pembuatannya.

"Jadi lagu pendek untuk pengingat buat semua masyarakat Indonesia semua untuk menjaga protokol kesehatan. Kemudian, liriknya yang sebelumnya panjang diubah menjadi pendek hanya dengan gerakan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak dari kerumunan. Itu yang harus dimasukkin, ya sudah kita masukkin aja kata-kata itu, tinggal kita sesuaikan," jelas Piyu.

Piyu berharap, pesan di lagu itu bisa sampai ke masyarakat luas. Apalagi, dia tahu masih ada sebagian masyarakat yang belum patuhi protokol kesehatan.

"Kemarin saya lihat di sosmed tuh ada yang di pinggir jalan lagi makan lesehan, aku jadi ‘aduh gimana sih’ yaa ngenes aja kita udah berusaha maksimal, saya aja sampai harus jauh dari orangtua," tandas Piyu.

(wk/amel)

You can share this post!

Related Posts