Akan Ramaikan ‘Asian Song Festival 2023’, StarBe Siap Kenalkan K-I Pop Lewat Lagu 'BANG'
KOFICE
Musik

Memperkenalkan genre musik baru, girl grup asal Indonesia yang lagi menjalani training di Korea ini akan menampilkan lagu mereka saat memeriahkan ‘Asian Song Festival 2023’ yang digelar pada 8 September 2023.

WowKeren - Kiprah StarBe di dunia musik tak main-main. Memulai debutnya sejak Desember 2019 dan melejit lewat lagu "Time to Fly" yang diluncurkan pada Maret 2021, girl grup yang terdiri dari Abelle, Chelsea, Shella, dan Kezia ini terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk program pertukaran budaya "GROW TWOGETHER 2023". Mereka pun jadi penyanyi Indonesia pertama yang menandatangani kontrak eksklusif dengan V-LIVE.

Satu bulan sejak tiba di Korea untuk menjalani pelatihan selama empat bulan, StarBe siap memperkenalkan genre musik baru, K-I Pop, melalui single terbaru mereka yang berjudul "BANG". Berkolaborasi dengan pakar budaya pop Korea, mereka ciptakan lagu tersebut selama mengikuti program "GROW TWOGETHER 2023".

"BANG" sendiri merupakan ciptaan Lee Geunwoo dari SOON Entertainment yang bertanggung jawab dalam pelatihan StarBe. Sedangkan urusan koreografi diserahkan pada Dancer Minjoo. Lagu ini akan menjadi pembuka genre K-I Pop di mana baru pertama kalinya ahli budaya pop Korea berkolaborasi dengan StarBe sebagai perwakilan girl grup Indonesia.

Diakui StarBe, mereka sangat antusias saat mengerjakan "BANG" yang terinspirasi dari alunan musik hip-hop Korea dan dipadu dengan unsur tradisional Indonesia. Meski awalnya mengira akan sulit, rapper utama dan penari utama Kezia justru mendapati prosesnya lancar dan semakin baik seiring berjalannya waktu.

"Saya pikir awalnya akan sulit, tetapi seiring berjalannya waktu, kualitas 'BANG' terus menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Kami ingin membagikannya kepada banyak orang melalui berbagai pertunjukan," kata Kezia dalam konferensi pers "GROW TWOGETHER 2023" yang digelar di Chungmu Art Hall Convention Centre, Seoul, Korea Selatan pada 30 Agustus lalu.

Di sisi lain, Abelle tidak memungkiri StarBe membawa tanggung jawab besar dalam program ini. Meski begitu mereka tidak gentar lantaran pengalaman menjalani training di Korea sudah menjadi hal yang mereka nantikan sebelumnya.

"Bekerja dengan para ahli K-pop dan merasakan budaya Korea adalah sesuatu yang saya nantikan setiap hari," ungkap Abelle. "Kami merasa memiliki tanggung jawab untuk menjadi jembatan pertukaran budaya pop antara kedua negara."

Senada dengan Kezia dan Abelle, Shella sebagai vokalis utama tidak merasa kesulitan dalam bahasa. Pasalnya, mereka pun sudah terbiasa menyanyikan lagu-lagu K-Pop. "Lirik bahasa Korea tidaklah mudah. Tapi kami sudah menyanyikan lagu-lagu K-pop untuk waktu yang lama, jadi itu bukan masalah besar," beber Shella.

Anggota termuda, Chelsea, juga merasakan hal yang sama. Cewek berusia 19 tahun itu tak kalah antusias dengan member lainnya. "'BANG' mengekspresikan pertukaran yang penuh semangat antara Korea dan Indonesia tidak hanya melalui musik tetapi juga melalui koreografi. Saya sangat senang berinteraksi dengan para influencer tari K-pop kapan pun saya bisa," paparnya.

Setelah merilis "BANG" pada 2 September, StarBe akan membawakan lagu tersebut untuk pertama kalinya dalam helatan "Asian Song Festival 2023" yang digelar di Mulbit Stage, Yeouido Hangang Park, pada 8 September mendatang. Selain membawakan "BANG" dalam Bahasa Indonesia dan Korea, girl grup ini juga akan menampilkan lagu hits I-Pop miliknya sendiri serta sebuah cover dari penyanyi K-Pop.

Sementara itu, Jung Kihwa selaku Presiden Badan Promosi Pertukaran Budaya Internasional Korea (KOFICE) menyampaikan harapannya agar proyek ini berjalan dengan baik. "Kami berharap bahwa melalui proyek ini, musisi dari kedua negara akan berinteraksi dengan baik, dan masyarakat dari kedua negara akan lebih memahami dan mendukung budaya satu sama lain, sehingga budaya populer kedua negara akan berkembang bersama, " tandas Presiden Jung.

Program "GROW TWOGETHER 2023" bertujuan mempromosikan pertukaran budaya internasional berbasis budaya pop. Indonesia menjadi negara ketiga yang digaet Kementerian, Kebudayaan Olahraga, dan Pariwisata Korea berkolaborasi dengan KOFICE setelah Vietnam dan Thailand. Proyek ini dibentuk dengan harapan mampu menciptakan pondasi membangun kesadaran dan pemahaman akan potensi masing-masing negara dalam masyarakat lewat kerja sama yang menguntungkan.

(wk/inta)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Rekomendasi Artikel
Berita Terkait