Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melayangkan teguran kepada pengelola kolam renang yang menyelenggarakan pesta dan tak mengindahkan protokol COVID-19.
- Nidya Putri
- Jumat, 02 Oktober 2020 - 14:54 WIB
WowKeren - Pesta kolam renang di salah satu taman air di Sumatera Utara (Sumut) beberapa waktu lalu viral di media sosial. Pasalnya, dalam video yang diunggah oleh akun Twitter @dionismee menampilkan warga memenuhi kolam renang.
Pengunjung yang datang terlihat berjoget mengikuti musik dari atas ban serta pinggir kolam. Mereka juga tidak menjaga jarak ataupun menggunakan masker. Mereka juga tampak saling menyiramkan air di dalam kolam saat musik terdengar.
Jubir Satgas COVID-19 Deli Serdang, Haris Binar Ginting membenarkan kerumunan di kolam renang tersebut. Ternyata kondisi kolam renang ramai karena ada diskon tiket masuk hingga 50 persen. "Itu mereka kasih diskon 50 persen, makanya banyak yang datang," kata Haris, Rabu (30/9).
Merespon peristiwa tersebut, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melayangkan teguran kepada pengelola kolam renang tersebut. Edy menegaskan kerumunan yang terjadi itu jelas menyalahi aturan.
"Jangan ada seperti di daerah Pancur Batu, ada kolam, mereka beramai-ramai di situ, itu jelas sudah menyalahi," kata Edy di Medan, Kamis (1/10).
Edy menyebut tidak melarang tempat usaha tetap buka selama pandemi Corona. Namun semua pihak wajib mematuhi protokol kesehatan demi mencegah penyebaran Corona.
Ia meminta agar semua menerapkan 3 M, menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Edy mengatakan, Pemprov Sumut akan melakukan patroli setiap hari.
"Jadi ikuti, silakan, ekonomi ini juga tidak bisa berhenti, tetapi tetap patuhi," ujarnya. "Tiap malam kita melakukan patroli-patroli dan saya minta dilakukan penutupan, sudah diberi peringatan kepada yang mengelola water park di Pancur Batu tersebut."
Dilansir detikcom, kolam renang yang sempat dipenuhi warga itu sudah ditutup. Pengelola juga diperiksa polisi.
Tidak terlihat pengunjung di sekitar lokasi. Hanya ada dua orang penjaga yang berada di lokasi.
Di bagian depan lokasi terlihat ada spanduk imbauan mematuhi protokol kesehatan. Terlihat juga umbul-umbul yang berisi pengumuman diskon bagi pengunjung.
Sementara itu, menurut data terakhir, kasus aktif COVID-19 di Sumatera Utara berjumlah 10.424 orang. Kasus sembuh 7.126 dan meninggal 434.
(wk/nidy)