Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode M Syarif mengkritik pengadaan mobil dinas baru dengan harga 'selangit' untuk pimpinan KPK saat ini, sebut tak punya rasa empati pada rakyat.
- Ruth Meliana
- Jumat, 16 Oktober 2020 - 16:44 WIB
WowKeren - Para pimpinan hingga Dewan Pengawas (Dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendapatkan mobil dinas baru dengan anggaran lebih dari Rp5 miliar. Rencana pengadaan mobil dinas dengan harga selangit tersebut langsung mendapatkan kritikan keras dari Wakil Ketua KPK periode 2015-2019 Laode M Syarif.
Syarif menilai jika rencana tersebut menunjukkan jika lembaga antirasuah yang dipimpin oleh Firli Bahuri tersebut tidak memiliki empati terhadap masyarakat. Apalagi, situasi Indonesia saat ini sedang dilanda krisis akibat pandemi virus corona.
Mantan Wakil Ketua KPK ini turut menyinggung kemiskinan di Indonesia yang sudah mencapai 20 juta orang. Bahkan, Badan Pusat Statistik (BPS) memprediksi angka kemiskinan di Tanah Air akan bertambah mencapai 26,42 juta imbas pandemi COVID-19.
"Pimpinan KPK dan seluruh jajarannya harus berempati pada kondisi bangsa yang orang miskinnya masih mencapai 20 jutaan," kata Syarif seperti dilansir dari Detik, Jumat (16/10). "Dan penambahan kemiskinan baru akibat COVID-19 yang menurut BPS sebanyak 26,42 juta."
Oleh sebab itu, Syarif menilai tidak pantas pejabat publik untuk meminta fasilitas negara berupa mobil dinas baru yang mewah. "Kurang pantas untuk meminta fasilitas negara di saat masyarakat masih prihatin seperti sekarang," tegas Syarif.
Dalam kesempatan ini, Syarif juga turut mengomentari mengenai perubahan status pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia berharap agar perubahan status pegawai KPK menjadi ASN tidak lantas mempengaruhi nilai-nilai luhur KPK seperti sikap independensi dan sederhana.
Sebelumnya, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyetujui pengadaan mobil dinas baru yang sudah masuk dalam daftar anggaran KPK tahun 2021. Dalam anggaran ini, pimpinan KPK akan diberi jatah mobil dinas baru sebesar Rp5 miliar dan Dewas KPK sebesar Rp3,5 miliar.
Rinciannya Ketua KPK Firli Bahuri akan mendapatkan jatah mobil dinas baru dengan anggaran sebesar Rp1,45 miliar. Lalu untuk wakil KPK yang berjumlah empat orang masing-masing mendapatkan anggaran Rp1 miliar untuk mobil baru. Spesifikasi mobil yang akan diberikan oleh pimpinan KPK berada di atas 3.500 cc.
Sementara itu, Dewas KPK yang berjumlah 5 orang masing-masing akan mendapatkan mobil dinas baru dengan anggaran sebesar Rp702 juta. Mobil khusus Dewas ini akan disamakan seperti mobil miliki 6 pejabat eselon I KPK yang juga mendapatkan jatah serupa.
(wk/lian)