Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut konsep naturalisasi milik Gubernur Anies Baswedan dilengkapi normalisasi untuk mengatasi banjir.
- Zodiak Yanuarita
- Senin, 19 Oktober 2020 - 19:36 WIB
WowKeren - Ahli Hidrologi dari Universitas Indonesia, Firdaus Ali, menilai jika pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal banjir justru menyesatkan. Hal ini disampaikan Firdaus saat rapat bersama Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD DKI Jakarta, Senin (19/10).
"(Anies mengatakan), melawan sunatullah kalau air dialirkan gorong-gorong ke laut," kata Firdaus. "Karena yang desain gorong-gorong salah satunya saya. Dihadirkan narasi baru, naturalisasi, saya lihat rekaman YouTube, ini penyesatan."
Terkait hal ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan tanggapan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut konsep naturalisasi milik Anies dilengkapi normalisasi untuk mengatasi banjir.
"Dua-duanya bisa diterapkan," kata Riza di Jakarta, Senin (19/10). "Jadi melihat situasi dan kondisi mana sungai yang bisa kita lakukan dengan program normalisasi, mana naturalisasi."
Lebih jauh, ia menyebut jika naturalisasi maupun normalisasi tidak perlu dibanding-bandingkan. Yang jelas, dua-duanya memiliki kebaikan masing-masing.
"Jadi tidak perlu dibanding-bandingkan. Punya tujuan maksud yang baik," lanjut Riza. "Kita pastikan mana yang masuk program normalisasi, mana yang program naturalisasi."
Alih-alih meributkan masalah di atas, Riza menekankan akan lebih baik jika fokus lebih dititikberatkan bagaimana menanggulangi banjir. Sebab, saat ini masih ada 13 sungai yang harus ditangani.
"Masih ada 13 sungai, kenapa kita harus ribut," ungkapnya. "Tugas kita bersama (pemerintah pusat dan daerah) untuk penanggulangan banjir."
Sementara itu menurut Firdaus, ada perbedaan konsep antara naturalisasi dan normalisasi. Menurutnya, naturalisasi tidak berfungsi untuk pengendalian banjir.
"Bukan naturalisasi yang bagus, bukan normalisasi terbaik. Ini menempatkan hal salah, kopiah ditempatkan di dengkul, sepatu ditaruh di kepala," katanya. "Normalisasi itu fungsinya untuk pengendalian banjir. Begitu hujan turun, secepat mungkin dialirkan ke hilir karena tidak punya ruang untuk menahan dia."
(wk/zodi)