Dinilai Sukses, WHO Minta AS-Eropa Tiru Cara Asia Tangani Pandemi Corona
Dunia
Pandemi Virus Corona

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti penanganan pandemi virus corona di Amerika Serikat (AS) dan Eropa, minta keduanya meniru jejak Asia yang dinilai lebih sukses.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyoroti penanganan pandemi virus corona di Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara Eropa. Bahkan, WHO meminta agar AS dan Eropa mau mencontoh penanganan pandemi COVID-19 di Asia.

Salah satu sorotan WHO ditujukan pada Rusia. Pasalnya, Rusia telah mencatat 8.500 kematian akibat virus corona hanya dalam waktu satu pekan. Negara ini juga mencatat lonjakan kasus COVID-19 hingga 50 persen.

Pakar Kedaruratan WHO, Mike Ryan lantas mencontohnya sejumlah negara di kawasan Asian yang dinilai sukses dalam mengendalikan kasus virus corona. Negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan dianggap Ryan berhasil menekan laju penularan COVID-19 dengan mengandalkan isolasi mandiri atau karantina bagi pasien ata suspek virus corona.


”Selama beberapa bulan terakhir, pihak berwenang di Australia, Tiongkok, Jepang dan Korea Selatan telah mengurangi penyebaran dengan mendeteksi kasus, mengisolasi mereka dan mengkarantina kontak," kata Mike Ryan seperti dilansir dari Business Insider, Selasa (20/10). “Negara-negara di Asia, Asia Selatan, Pasifik Barat yang menurut saya sukses terus menindaklanjuti kegiatan-kegiatan utama tersebut.”

Ryan menyebut konsep karantina yang dilakukan negara-negara di Asia sebagai konsep “harapan emas” untuk memperbaiki situasi pandemi. Ia percaya karantina efektif dalam memutus rantai penyebaran virus corona. Menurutnya, orang yang merasa berkontak dengan kasus COVID-19 harus sadar diri untuk melakukan isolasi mandiri di rumah secara ketat.

”Sebagai dokter kesehatan masyarakat, jika saya ditanya tentang satu hal yang dapat meningkatkan dan mungkin mengubah permainan (pandemi) di sini, yaitu: memastikan bahwa setiap kontak dari kasus yang dikonfirmasi berada di karantina untuk jangka waktu yang sesuai, sehingga untuk memutus rantai transmisi,” jelas Ryan.

”Saya tidak percaya hal itu telah terjadi secara sistematis di mana pun, dan khususnya di negara-negara yang sekarang sedang mengalami peningkatan besar,” sambungnya. “Jika Anda tahu diri Anda telah melakukan kontak dengan suatu kasus, Anda harus berada dalam karantina penuh, di rumah, tanpa kontak dengan orang lain.”

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts