Penyebaran kasus virus corona di Inggris semakin mengganas hingga pemerintah memutuskan menerapkan lockdown. Namun di tengah situasi ini, muncul flu jenis baru di negara tersebut.
- Ruth Meliana
- Selasa, 03 November 2020 - 13:46 WIB
WowKeren - Inggris telah menghadapi lonjakan kasus virus corona. Hingga Selasa (3/11), Inggris telah mencatatkan lebih dari 1 juta kasus COVID-19 dengan angka kematian mencapai 46 ribu orang. Pemerintah setempat langsung memutuskan untuk menerapkan lockdown.
Namun di tengah situasi lockdown tingkat nasional kedua ini, Inggris melaporkan temuan kasus flu burung jenis baru. Jenis flu burung ini merupakan H5N8 yang ditemukan di tempat pembiakan ayam pedaging di Frodsham, Cheshire.
Otoritas setempat mengatakan temuan ini tidak berkaitan dengan strain H5N2 yang ditemukan di sebuah peternakan kecil dekat Deal di Kent. Public Health England (PHE) menyebut jika risiko terhadap kesehatan masyarakat sangat rendah dari kasus flu burung tersebut.
Walau begitu, Kementerian Lingkungan, Pangan dan Urusan Pedesaan (DEFRA) tetap mengambil langkah pencegahan agar kasus flu burung tersebut tidak menjadi wabah yang mengancam kesehatan masyarakat. Hal ini dilakukan dengan memusnahkan 13 ribu unggas yang menghasilkan telur tetas di peternakan.
Dilansir dari BBC, otoritas setempat juga langsung melakukan pengujian lebih lanjut terhadap sampel flu burung tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menentukan apakah flu burung ini jenis yang sangat patogen (dapat menimbulkan penyakit) dan berkaitan dengan virus yang saat ini sedang beredar di Eropa.
Lebih lanjut, langkah pencegahan juga dilakukan dengan melakukan kontrol secara teratur. Kontrol ini dilakukan di lokasi tempat flu burung ditemukan dengan mencapai 3 sampai 10 kilometer zona tersebut.
"Langkah-langkah segera telah diambil untuk membatasi risiko penyebaran penyakit," kata Kepala dokter hewan Inggris Christine Middlemiss seperti dilansir dari BBC, Selasa (3/11). "Ini termasuk zona kontrol sementara 3 kilometer dan 10 kilometer di sekitar lokasi yang terinfeksi."
Sementara itu, Dr Gavin Dabrera dari PHE menjelaskan selama ini tidak pernah ada kasus H5N8 yang menginfeksi manusia. Selain virus flu burung H5N8, beberapa jenis lain yang dapat menginfeksi manusia adalah H5N1, H5N6, dan H7N9. "Risiko kesehatan masyarakat dianggap sangat rendah," papar Dr Dabrera.
(wk/lian)