Juru Bicara Satuan Tugas COVID-19, Wiku Adisasmito, lantas memberikan apreasiasinya kepada lima provinsi yang berhasil menekan kasus virus corona pekan ini.
- Bertilia Puteri
- Selasa, 03 November 2020 - 20:51 WIB
WowKeren - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan bahwa kasus positif di Indonesia mengalami penurunan sebesar 17,1 persen dibandingkan pekan sebelumnya. Angka tersebut didasarkan pada data per Minggu (1/11).
"Keadaan di minggu ini dimana terlihat perkembangan kasus COVID-19 di tingkat nasional yang cenderung menurun dari pekan sebelumnya," ungkap Juru Bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam konferensi pers yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Selasa (3/11). "Pada tingkat nasional di pekan ini terjadi penurunan kasus positif sebesar 17,1 persen. Ini adalah perkembangan ke arah yang lebih baik karena kasus positif mengalami penurunan."
Wiku lantas memberikan apreasiasinya kepada lima provinsi yang berhasil menekan kasus COVID-19 pekan ini. Kelima provinsi tersebut sebelumnya melaporkan kenaikan kasus tertinggi per 25 Oktober 2020.
Namun berdasarkan data per 1 Oktober 2020, kelima provinsi tersebut sudah berhasil keluar dari daftar lima besar kenaikan kasus tertinggi. "Kami mengapresiasi pada provinsi Jawa Barat, Banten, Kepulauan Riau, Riau, dan Jawa Tengah yang pada pekan sebelumnya masuk pada lima besar, namun pekan ini berhasil keluar dari lima besar dengan menekan angka kasusnya," ujar Wiku.
Di sisi lain, lima provinsi yang melaporkan kasus kenaikan tertinggi pekan ini perlu mendapatkan perhatian. Kelima provinsi tersebut adalah Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Papua Barat, dan Papua.
"Yakni Sumbar naik 142, Kepri naik 137, DIY naik 76, Papua Barat naik 45 dan Papua naik 40. Selain kesiapan dari sarana/prasarana RS, pemerintah telah persiapkan kondisi lab dan ketersediaan reagen," jelas Wiku. "Saat ini pemerintah siagakan 422 lab pemeriksaan PCR dan TCM se- Indonesia. Pemerintah telah siapkan stok reagen PCR untuk 795 ribu spesimen dan reagen RNA 680 ribu spesimen."
Meski angka kasus positif COVID-19 mengalami penurunan, angka kesembuhan pekan ini juga ikut turun. Menurut Wiku, angka kesembuhan pasien corona mengalami penurunan 0,8 persen dari pekan sebelumnya.
"Ini kabar kurang baik karena 2 minggu berturut-turut kesembuhan kita alami perlambatan," pungkas Wiku. "Semestinya kesembuhan kita jaga."
Sebagai informasi, Indonesia melaporkan 2.973 kasus COVID-19 baru pada Selasa (3/11). Dengan demikian, jumlah kumulatif kasus COVID-19 di Tanah Air telah mencapai 418.375 pasien dengan 349.497 orang dinyatakan sembuh dan 14.146 orang dilaporkan meninggal dunia.
(wk/Bert)