Menko Muhadjir Sebut Pandemi COVID-19 Bawa Dampak Positif, Kok Bisa?
Instagram/muhadjir_effendy
Nasional

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menilai jika pandemi COVID-19 tak selamanya membawa dampak negatif.

WowKeren - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebutkan pandemi COVID-19 di Tanah Air memberikan dampak positif. Pasalnya, adanya pandemi ini mempercepat pembangunan pelayanan kesehatan.

"Pemerintah telah berhasil mengambil momentum COVID-19 ini untuk hal-hal yang sangat positif," kata Muhadjir dalam keterangan resmi dilansir CNNIndonesia, Kamis (5/11). "Yaitu melakukan terobosan-terobosan untuk mempercepat peningkatan pembangunan fasilitas kesehatan kita."

Muhadjir mengatakan terobosan-terobosan dan beberapa hal yang berhasil ditingkatkan di bidang pelayanan kesehatan ini misalnya berkaitan dengan rumah sakit rujukan yang terus bertambah jumlahnya. "Pada April 2020 ketika awal pandemi melanda hanya sebanyak 429 rumah sakit rujukan. Saat ini, Oktober saja sudah meningkat dua kali lipat menjadi 835 rumah sakit rujukan di seluruh Indonesia," ungkapnya.

Tak hanya itu, Muhadjir juga menyoroti soal bertambahnya kapasitas tempat tidur di rumah sakit. Pada awal pandemi, kapasitas tempat tidur yang tersedia hanya 6.224. Jumlah itu mengalami peningkatan hingga 20.386 tempat tidur per Oktober kemarin.


Selain fasilitas tempat tidur, perangkat dan alat kesehatan ventilator juga mengalami peningkatan. Per April seluruh Indonesia hanya memiliki perangkat ini sebanyak 1.228.

Namun pada Oktober jumlah itu meningkat hingga total ventilator yang tersedia mencapai angka 9.138 perangkat. Sedangkan fasilitas laboratorium per April lalu hanya tersedia 46 laboratorium di Indonesia. Saat ini sudah meningkat sebanyak 337 laboratorium.

"Jadi memang ada lompatan-lompatan dan perubahan yang luar biasa drastis," paparnya. "Saya bersama pak Menkes juga turun terus ke lapangan untuk memastikan bukan hanya pertambahannya saja yang terjadi tetapi pemerataan juga."

Mantan Mendikbud tersebut menilai jika ancaman pandemi COVID-19 ini tak hanya memberi dampak buruk bila dimanfaatkan dengan baik. "Berdasarkan apa yang saya amati ini sudah kemajuan yang luar biasa di sektor kesehatan dalam memanfaatkan momentum COVID-19 ini. Karena itu, kita harus terus menyiapkan fasilitas ini sebaik-baiknya," pungkasnya.

Sementara itu, hingga Rabu (4/11), tercatat 3.356 pertambahan kasus COVID-19. Sehingga total kasus positif COVID-19 di Indonesia menjadi 421.731.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait