Memang sekilas, cara memasak pasta sama seperti memasak mie yakni direbus. Namun ternyata, banyak hal kecil yang sering dilewatkan sehingga menyebabkan kesalahan yang dapat merubah rasa atau tekstur dari pasta itu sendiri.
- Putri Stevania
- Jumat, 06 November 2020 - 20:58 WIB
WowKeren - Selain pizza, pasta juga merupakan salah satu makanan asal Italia yang nikmat dan populer. Pasta merupakan salah satu makanan khas Italia yang mendunia. Pasta memang sekilas mirip dengan mie, namun tentu keduanya berbeda. Makanan yang memiliki berbagai bentuk ini terbuat dari tepung terigu, olive oil, telur dan garam.
Pasta diketahui memiliki banyak jenis dan bentuk. Selain itu bahan utamanya juga ada banyak jenis loh. Pasta yang ada di Indonesia umumnya dijual dalam keadaan kering. Hal ini membuat pecinta pasta dengan mudah memasaknya sendiri di rumah. Namun, memasak pasta sendiri pun enggak semudah itu, loh.
Memang sekilas, cara memasak pasta sama seperti memasak mie yakni direbus. Namun ternyata, banyak hal kecil yang sering dilewatkan sehingga menyebabkan kesalahan yang dapat merubah rasa atau tekstur dari pasta itu sendiri. Apa saja? Berikut tim WowKeren rangkum 7 kesalahan yang sering dilakukan dalam memasak pasta. Yuk disimak!
(wk/putr)1. Memilih Jenis Pasta Yang Salah
Banyak orang yang hanya mengetahui beberapa jenis pasta saja seperti spaghetti, macaroni hingga fettuccine. Namun di luar sana ada banyak sekali jenis pasta yang bahkan mencapai ratusan loh. Hal ini juga sering menjadi kesalahan bagi banyak orang yang hendak memasak pasta.
Ternyata pasta punya pasangan bumbu yang berbeda-beda, jadi jangan asal memadukan hanya karena mencari keindahan hasilnya saja. Pelajari dulu masing-masing padanan pasta dan bumbu yang tepat sebelum memasaknya. Bahkan ada jenis pasta yang memiliki isi di dalamnya sehingga enggak perlu bumbu yang kuat.
2. Tidak Menunggu Air Mendidih
Kesalahan paling sering dalam memasak pasta adalah memasukkanya ke dalam panci merebus sebelum air mendidih. Untuk mendapat hasil maksimal dari rebusan pasta, kalian harus menunggu air benar-benar bergejolak sebelum memasukan pasta.
Jangan memasukkan ketika air baru mulai bergelembung karena hal itu justru membuat memasak pastanya jauh lebih lama. Selain itu, memasak pasta pada air yang tak mendindih membuat pasta kehilangan tekstur al dente dan jadi lebih lembek.
3. Kurang AIr Dalam Merebus Pasta
Sering diabaikan, padahal banyaknya air rebusan pasta juga penting dalam memasak pasta loh. Kebanyakan orang hanya merebusnya di dalam air tanpa memastikan pasta terendam sempurna. Kalian harus memperhatikan berapa banyak air yang akan digunakan untuk merebusnya.
Jika air yang digunakan tidak banyak, kemungkinan tingkat kematangan pasta tidak merata. Pasta membutuhkan air yang banyak saat direbus. Bahkan pasta harus mengembang dalam panci rebusan air tersebut. Gunakan lima hingga enam liter air untuk merebus satu pak pasta.
4. Tidak Membumbui Air Rebusan Dengan Garam
Pada dasarnya pasta tak memiliki bumbu saat dibuat. Oleh karena itu, pasta akan terasa hambar bila tidak diberikan campuran garam saat direbus. Campuran garam akan lebih terserap dan membuat pasta menjadi lebih lezat loh.
Waktu yang tepat untuk memberikan garam adalah sebelum menaruh pasta ke dalam air sudah mulai mendidih. Garam yang diperlukan juga tergantung seleramu atau yang direkomendasikan adalah sebanyak 10 gram dalam setiap 1000 ml air.
5. Membuang Semua Air Rebusan Pasta
Banyak orang yang membuang seluruh air rebusan pasta usai merebusnya. Sebenarnya hal ini enggak masalah namun, ada baiknya kalian menyimpan sedikit air pasta ini. Sebenarnya jika mau hasil pasta yang lebih creamy, seharusnya kalian tidak membuang semua air rebusan pasta tersebut.
Sisakan sedikit air rebusan untuk dicampurkan langsung dengan sausnya. Jika sudah terlanjur dibuang, kalian sebenarnya masih bisa menggunakan air biasa. Namun air pasta sangat direkomendasikan karena sari-sari pasta dalam air rebusannya bisa menambah cita rasa masakan kalian.
6. Tidak Tahu Tingkat Kematangan Pasta
Pasta memiliki tekstur yang berbeda dengan mie biasa. Hal ini membuat banyak orang tak tahu bagaimana tingkat kematangan makanan ini. Setiap orang punya cara masak yang berbeda, termasuk cara memasak pasta.
Untuk mengetahui pastamu sudah matang atau belum, setelah 5 menit merebus, ambilah satu pasta dan gigit sedikit, jika masih terasa mentah, tambahkan waktu memasak sekitar 2-3 menit lagi. Jika pasta yang kalian gigit sudah "al dente" atau tegas tapi tidak renyah, lembut dan kenyal ketika digigit, matikan api dan tiriskan pasta dalam saringan.
7. Tidak Memasak Pasta Dengan Sausnya
Ini kesalahan paling banyak dilakukan apalagi bagi pemula. Banyak orang yang memasak saus pasta terlebih dahulu dan menyiramkannya ke atas pasta yang matang. Padahal, pada dasarnya saus pasta bukan untuk disiram, melainkan dimasak dengan pasta yang sudah direbus.
Itulah sebabnya pasta tidak boleh direbus terlalu lama, yakni agar tak menjadi terlalu matang pada saat dimasak bersama dengan sausnya. Masak pasta dan sausnya dengan api kecil selama sekitar satu menit dan hidangkan. Hal ini membuat pasta dan saus akan lebih menyatu.