Senin (9/11) kemarin harga emas Antam ukuran 1 gram masih berada di level Rp 1.006.000, namun hari ini (10/11) terjadi penurunan besar-besaran sampai Rp 34 ribu, sehingga harganya tinggal Rp 972 ribu.
- Elvariza Opita
- Selasa, 10 November 2020 - 12:59 WIB
WowKeren - Emas dianggap sebagai aset yang paling stabil di tengah berbagai krisis saat pandemi COVID-19. Aset ini pun sempat dianggap idaman karena harganya yang konsisten di atas Rp 1 juta per gram, yang ternyata saat ini malah mengalami penurunan cukup dalam.
Dilansir dari laman logammulia.com, penurunan harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp 34 ribu. Bila pada Senin (9/11) kemarin harganya mencapai Rp 1.006.000, maka hari Selasa (10/11) ini "tinggal" Rp 972 ribu.
Penurunan tak kalah dalam juga teramati dari segi buyback atau harga penjualan kembali emas Antam. Tampak harga buyback emas Antam ukuran 1 gram anjlok senilai Rp 42 ribu sehingga sekarang bernilai Rp 857 ribu.
Rupanya penurunan ini tak hanya terjadi di Indonesia tetapi juga secara global. Harga emas global dilaporkan merosot sampai hampir lima persen mencapai USD 1.900 per ounce pada Selasa pagi tadi.
Penurunan ini didorong oleh keberhasilan uji coba vaksin COVID-19 tahap akhir pertama. Hal ini kemudian mendorong para investor untuk melepas aset emas yang cenderung aman ke aset yang lebih berisiko.
"(Berita) benar-benar melampaui skenario kasus terbaik semua orang. Ada kegelisahan yang meningkat bahwa kami mungkin tidak mendapat hasil vaksin yang kuat, jaid ini melepaskan risiko pada perdagangan dan untuk emas, menandakan eksodus besar-besaran dari aset-aset safe haven," terang Analis Pasar Senior di OANDA, Edward Moya, dikutip dari Kompas.
Lantas apakah ini berarti investor sebaiknya mulai membeli emas atau malah melepaskannya? Ditemui dalam kesempatan berbeda beberapa waktu lalu, Presiden Direktur HFX International Sutopo Widodo menilai masih banyak sentimen yang bisa jadi perhatian ke depan sehingga sebaiknya wait and see.
Namun demikian penurunan harga sampai ke level Rp 970 ribuan memang diprediksi akan terjadi setelah Pemilihan Presiden Amerika Serikat usai. "Kemungkinan harga emas fisik Antam masih akan bergerak di kisaran Rp 975 ribu per gram hingga Rp 1 juta per gram hingga pemilu AS usai," ujar Sutopo, Jumat (30/10) lalu.
(wk/elva)