Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani ikut menyambut Hari Pahlawan pada hari ini, Selasa (10/11). Ia turut membongkar sosok ‘pahlawan’ ekonomi di tengah pandemi COVID-19.
- Ruth Meliana
- Selasa, 10 November 2020 - 14:13 WIB
WowKeren - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bersama jajarannya ikut menyambut Hari Pahlawan pada hari ini, Selasa (10/11). Ia turut membahas mengenai Hari Pahlawan di tahun ini yang terasa berbeda lantaran terjadi kala pandemi virus corona.
Sri Mulyani lantas menyebut jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bisa menjadi sosok “pahlawan” ekonomi di tengah pandemi COVID-19. Ia mengajak jajarannya untuk menjadi pahlawan dengan berusaha mengatasi dampak pandemi virus corona dengan cara mengelola keuangan secara baik.
“Seluruh jajaran Kementerian Keuangan bisa menjadi pahlawan setiap hari di dalam pergulatan kita,” kata Sri Mulyani dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Jakarta seperti dilansir dari Kumparan, Selasa (10/11). “Untuk terus mengelola keuangan negara dengan baik.”
Lebih lanjut Sri Mulyani menjelaskan Kemenkeu merupakan institusi yang memiliki peranan luar biasa penting. Peran ini adalah mengelola keuangan negara sebagai sumber daya dalam mencapai cita-cita bangsa, termasuk keluar dari krisis pandemi.
Menurutnya, pengelolaan keuangan negara dengan baik dapat membuat Indonesia mampu mengatasi pandemi virus corona. Seluruh tantangan pandemi dari sektor kesehatan, sosial, ekonomi, hingga keuangan dinilai dapat teratasi dengan sistem pengelolaan uang yang jelas.
Oleh sebab itu, Sri Mulyani meminta jajarannya untuk mampu menunjukkan jiwa pahlawan dalam melakukan pekerjaannya. Selain itu, ia mengingatkan jajarannya untuk terus berjuang serta berikhtiar dengan seluruh pemikiran, jiwa, dan raga dalam mencapai cita-cita Indonesia bebas dari COVID-19.
Tak sampai disitu, Sri Mulyani juga menegaskan komitmen Kemenkeu yang akan selalu bekerja dengan baik tanpa mengharapkan imbalan gaji. Terakhir, ia mengingatkan jajarannya untuk tidak tamak dan tergoda nafsu melakukan korupsi.
”Dalam pekerjaan kita di lingkungan Kemenkeu setiap hari elemen tantangan dan perjuangan selalu hadir seperti COVID-19,” pesan Sri Mulyani. “Kita diajarkan perjuangan paling berat adalah mengalahkan nafsu dan ketamakan kita sendiri.”
(wk/lian)