Megawati Kembali Sentil Anak Muda Soal Orientasi Amerika: Apa Yang Perlu Dibanggakan?
Nasional

Megawati Soekarnoputri kembali mengkritisi anak muda yang dinilai lebih berorientasi ke Amerika Serikat dibandingkan Tanah Air, pertanyakan apa yang bisa dibanggakan.

WowKeren - Presiden Republik Indonesia Ke-5 Megawati Soekarnoputri kembali mengkritisi anak muda. Ia menyoroti orientasi anak muda Indonesia yang dinilai lebih mengarah ke Amerika Serikat (AS) dibandingkan Tanah Air.

Megawati lantas menceritakan pengalamannya yang kerap diundang dalam berbagai konferensi di luar negeri. Dalam berbagai kesempatan tersebut, ia selalu memperkenalkan Pancasila kepada orang di luar negeri.

Oleh sebab itu, Megawati mengaku heran dengan sikap anak muda Indonesia saat ini yang lebih berorientasi ke AS daripada ideologi Pancasila. Padahal, ia berpendapat anak muda seharusnya lebih bangga dengan negaranya sendiri daripada Amerika.

”Anak muda senang banget orientasi sama Amerika. Saya pikir apa yang perlu dibanggakan dengan Amerika,” kata Megawati dalam webinar yang digelar UNJ seperti dilansir dari Kumparan, Selasa (10/11). “Harusnya kita bangga ke Indonesia, harusnya kita tepuk tangan karena begitu indahnya Pancasila.”


Putri Presiden Soekarno ini juga turut menyoroti tuduhan PKI yang ditujukan ke sang ayah dan dirinya. Megawati mengaku bingung dengan adanya tuduhan tersebut. Pasalnya, sudah jelas-jelas jika Soekarno menjadi salah satu pencetus Pancasila sehingga tidak mungkin menjadi seorang PKI.

Oleh sebab itu, Megawati mengajak anak muda dan masyarakat Indonesia untuk mengenal dengan baik sejarah bangsa sendiri. Bahkan, ia juga menilai perlunya kehadiran sejarawan untuk menjelaskan sejarah Indonesia agar tidak disalahartikan atau dilupakan oleh generasi-generasi mendatang.

”Sedih saya ketika ayah saya dilengserkan, orang selalu mengatakan Bung Karno itu kecenderungannya PKI,” kenang Megawati. “Orang beliau yang buat Pancasila, saya di-bully PKI. Saya pikir apakah saya akan mengkhianati orang tua saya.”

”Ini harus diingatkan kembali, diterangkan secara benar sejarah bangsa kita. Bukti-bukti otentiknya di Arsip Nasional ada,” sambungnya. “Tolong didatangkan para sejarawan untuk menceritakan hal-hal ini.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait