Bandara Kertajati Buka Layanan Foto Prewedding, Strategi Bertahan di Tengah Pandemi?
Nasional

Vice President Corporate Secretary Public Comunication PT BIJB, Handika Suryo Syaiful mengatakan jika layanan ini sudah ada sejak dulu di Bandara Kertajati.

WowKeren - Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Bandara Kertajati rupanya juga menawarkan layanan jasa penyediaan tempat untuk foto pre-wedding. Layanan ini memang menjadi salah satu lini bisnis di bandara.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Vice President Corporate Secretary Public Comunication PT BIJB, Handika Suryo Syaiful. Layanan ini memungkinkan penumpang atau wisatawan untuk mengabadikan momen mereka di bandara tersebut.

Handika mengatakan jika layanan ini sudah ada sejak dulu. "Terkait (layanan foto pre-wedding) itu memang sudah lama menjadi layanan komersil sejak bandara beroperasi," kata dia dilansir Kumparan, Selasa (9/11).

Handika menjelaskan jika layanan semacam ini tak hanya bisa dijumpai di Bandara Kertajati. Ada bandara lainnya yang juga menawarkan layanan serupa. "Karena untuk di bandara, kan, memang sering juga ada layanan komersil-komersil gitu, di bandara-bandara lain juga sama," jelasnya.


Terkait apakah layanan ini merupakan salah satu cara strategi bandara untuk bertahan di tengah hantaman pandemi COVID-19, ia menegaskan jika bisnis utama tetap pada sektor penerbangan.

"Kita fokuskan tetap di bisnis penerbangan, salah satu yang kita dorong adalah percepatan penerbangan umrah dari Kertajati dan penerbangan kargo dari Kertajati," kata dia menjelaskan. "Nah, kebetulan ada lini bisnis foto (pre-wedding) itu."

Kendati demikian, tidak semua spot bisa dijadikan lokasi pengambilan foto. Sebab walau bagaimanapun juga pihaknya juga harus mengutamakan keselamatan.

"Spot foto tetap di publik area, sepanjang di publik area itu diperbolehkan," papar Handika. "Untuk menjaga safety dan security keamanan dan tetap sesuai prosedur yang berlaku."

Sama seperti bandara lainnya, Kertajati juga terimbas pandemi. Penurunan jumlah penumpang pun menjadi hal yang tak terelakkan. "Kalau prinsipnya sepanjang untuk menjaga pelayanan penumpang kita tetap terus berimprovisasi sesuai dengan kebutuhan dan market pasar," tambah Handika.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait