Jerinx Blak-Blakan Beberkan Bukti Tak Sakiti Perasaan Dokter Se-Indonesia
Selebriti

Kasus hukum ‘IDI Kacung WHO’ masih terus berlanjut. Jerinx dalam pernyataan terbarunya membeberkan bukti bahwa ia tidak pernah menyakiti perasaan dokter se-Indonesia.

WowKeren - Jerinx SID masih terus menjalani proses hukum terkait kasus “IDI Kacung WHO” yang menjeratnya. Ia telah mendapatkan tuntutan hukuman 3 tahun penjara setelah dinilai mencemarkan nama baik Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengenai pernyataannya seputar konspirasi virus corona.

Namun, Jerinx dalam pernyataan terbarunya menegaskan dirinya sama sekali tidak berniat untuk menyakiti perasaan para dokter di seluruh Indonesia. Bahkan, ia turut membeberkan bukti untuk membantah tuduhan telah melukai orang-orang yang berprofesi sebagai seorang dokter.

Bantahan tersebut diungkapkan oleh pemain drum Superman Is Dead ini dalam pembacaan pledoi atau nota pembelaan. Ia beberapa kali membeberkan bukti terkait data berapa banyak dokter yang mempercayai pendapatnya.

Bahkan, Jerinx menyebut jika pihak IDI sendiri telah menyatakan jika semua hasil rapid test itu palsu. Pernyataan tersebut dinilainya justru membuktikan jika apa yang diungkapkannya seputar konspirasi COVID-19 benar.


”Jika saya menyakiti perasaan seluruh dokter di Indonesia,” ujar Jerinx seperti dilansir dari Kompas, Rabu (11/11). “Lalu kenapa IDI makassar sampai membuat statement resmi jika semua hasil tes rapid tersebut dinyatakan palsu.”

”Ini yang bicara IDI, semua alat test rapid itu hasilnya palsu,” sambungnya. “Berarti semua yang saya ungkapkan ini kan bukan hal mengada-ada. Faktanya ada.”

Suami Nora Alexandra ini lantas menyimpulkan apa yang dikatakan sebelumnya berdasarkan fakta. Dihadapan majelis hakim, Jerinx juga mengklaim ia mendapatkan banyak dukungan dari dokter melalui pesan pribadi yang dikirimkan kepadanya.

Sebelumnya, Jerinx memang sempat memimpin demo menolak rapid tets di Bali. Dalam demonya di tengah pandemi virus corona, ia memprotes rapid test yang dinilai palsu. Ia bahkan dengan frontal menyebut jika IDI merupakan kacung dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Dalam satu unggahan di Instagram pribadinya, pemilik nama lengkap I Gede Ari Astina ini memprotes keras wajib rapid test di sejumlah rumah sakit. “Gara-gara bangga jadi kacung WHO, IDI dan Rumah Sakit dengan seenaknya mewajibkan semua orang yang akan melahirkan tes COVID-19,” tulis Jerinx.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait