Massa pendukung FPI yang menolak keputusan polisi yang menahan Habib Rizieq atas kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat, menggelar aksi protes di sejumlah daerah di Jawa Barat.
- Nidya Putri
- Selasa, 15 Desember 2020 - 13:43 WIB
WowKeren - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menahan Habib Rizieq Shihab pada Minggu (13/12). Penahanan ini dilakukan setelah imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani pemeriksaan atas kasus kerumunan massa di Petamburan, Jakarta Pusat.
Namun, keputusan tersebut rupanya mendapatkan penolakan keras dari massa pendukung Rizieq. Bahkan mereka menggelar aksi untuk meminta agar pimpinan FPI itu untuk dibebaskan.
Aksi tersebut terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat. Seperti ratusan pendukung Habib Rizieq di Garut yang mendatangi Mapolres Garut untuk menyampaikan beberapa tuntutan, yang salah satunya mendesak agar Habib Rizieq untuk dibebaskan.
"Kita menuntut dikeluarkannya Habib Rizieq dan habib lainnya yang tentu menjadi korban konspirasi politik Jokowi," ucap Ibang Luqman Nurdin, koordinator aksi, Senin (14/12). Massa menilai Habib Rizieq merupakan korban dari konspirasi politik.
Selain itu, Ibang juga mengatakan penembakan terhadap enam anggota Laskar FPI merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia. "Penembakan enam mujahid anggota FPI tentu bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Ini adalah bentuk kejahatan kemanusiaan yang terjadi," katanya.
Selain di Kabupaten Garut, aksi serupa juga terjadi di Kabupaten Kuningan. Puluhan orang massa pendukung mendatangi Mapolres Kuningan. Kedatangan mereka itu tidak lain untuk memprotes peristiwa penembakan 6 Laskar FPI di Tol Cikampek KM 50 dan penahanan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab.
Dalam aksi itu massa yang datang membawa sejumlah poster yang berisi tuntutan seperti di antaranya meminta Habib Rizieq Shihab dibebaskan tanpa syarat serta seruan protes 6 Laskar FPI bukanlah perampok. "Ini salah satu bentuk protes terkait terjadinya ketidakadilan dan kebrutalan aparat yang telah membunuh laskar FPI. Ini salah satu bentuk kecintaan kita terhadap NKRI dan Pancasila karena hampir hilang sila kedua," tegas Lukman salah seorang perwakilan massa.
Aksi serupa juga terjadi di Cianjur dan Tasikmalaya. Tuntutan merekan pun sama yaitu meminta agar Rizieq dibebaskan dari segala tuduhan tersebut. Bahkan perwakilan massa yang tergabung dalam ustaz Cianjur Selatan menyebutkan siap untuk menggantikan Habib Rizieq Sihab di penjara. "Kami siap gantikan Habib Rizieq di penjara. Karena kerumunan kedatangan Habib saat di bandara bukan berdasarkan ajakan, tapi kami yang memang ingin datang," ujarnya.
(wk/nidy)