Indonesia tengah berencana untuk membangun pelabuhan antariksa pertamanya di pulau Biak, Papua. Hal ini dinilai lebih menguntungkan dibanding jika hanya membuat roket.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 15 Desember 2020 - 16:57 WIB
WowKeren - Pemerintah mengatakan telah mengundang CEO SpaceX Elon Musk untuk membangun landasan pacu peluncuran roket di Indonesia. Juru bicara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi, mengungkap alasannya.
Menurutnya, Indonesia adalah lokasi yang strategis untuk peluncuran roket ke luar angkasa. Hal ini berkaitan dengan letak geografis Indonesia yang dilalui garis khatulistiwa. Sehingga ada beberapa wilayah yang memang dekat dengan ekuator.
Dengan adanya kondisi ini, maka biaya peluncuran roket bisa ditekan. Sebab, roket tidak perlu melakukan manuver untuk menyesuaikan orbitnya. "Biaya peluncuran roket SpaceX akan lebih rendah karena satelitnya tidak perlu bermanuver untuk menyesuaikan orbitnya ke ekuator," ujar Jodi melansir AFP, Selasa (15/12).
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo alias Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berbicara melalui sambungan telepon dengan CEO Tesla Elon Musk pada Jumat (11/12). Dalam diskusi itu, kedua belah pihak bertukar pandangan mengenai pembangunan industri mobil listrik di Indonesia dan komponen utama baterai.
Tesla dikabarkan memang mengincar cadangan nikel besar yang ada di Indonesia. Nikel merupakan komponen utama baterai listrik. Elon Musk bahkan diklaim akan mengirim timnya ke Indonesia untuk menjajaki peluang kerjasama pada Januari 2021.
Sementara itu, Indonesia sendiri memang tengah berencana untuk membangun pelabuhan antariksa pertamanya di pulau Biak, Papua. Menristek dan Kepala BRIN, Bambang Brodjonegoro, mengatakan jika membangun tempat peluncuran roket akan jauh lebih menguntungkan Indonesia dibandingkan hanya menciptakan roket.
"Indonesia harus bisa memposisikan diri sebagai tempat peluncuran utama," ujar Bambang dalam Seminar Nasional yang diselenggarakan LAPAN, beberapa waktu lalu. Indonesia, disebutnya adalah negara yang paling strategis untuk misi peluncuran roket ke luar angkasa. Roket akan mudah mencapai orbit jika diluncurkan dari garis khatulistiwa.
Senada dengan Jodi, kondisi ini akan mampu menekan biaya peluncuran. Terkait pemilihan lokasi, Biak dianggap sebagai tempat yang potensial dijadikan sebagai bandara antariksa karena sangat dekat dengan khatulistiwa.
(wk/zodi)