Sejumlah Situs Pemerintah Diretas, Bawa Pesan Anti Habib Rizieq dan FPI
Nasional

Sekitar 10 situs milik dinas pemkab dan pemkot terkena serangan siber pada Selasa (15/12) kemarin. Dalam situs tersebut terdapat pesan yang berisi anti Habib Rizieq Shihab dan FPI.

WowKeren - Sejumlah situs milik dinas pemkab dan pemkot terkena serangan siber pada Selasa (15/12). Sedikitnya ada 10 situs yang terkena deface dan membawa pesan anti Habib Rizieq Shihab dan FPI.

Adapun 10 website milik pemda yang diretas adalah sebagai berikut:

  1. https://bkpsdm.serangkota.go.id/
  2. https://bappeda.kedirikota.go.id/
  3. https://jdih.banjarkab.go.id/
  4. https://sidalmentel.batangkab.go.id/
  5. https://pdam.probolinggokota.go.id/
  6. https://bkd.kedirikota.go.id/
  7. https://disperikan.sampangkab.go.id/
  8. https://bacukikibarat.pareparekota.go.id/
  9. https://sandi.pemkomedan.go.id/
  10. https://jdihdprd.bimakab.go.id/

Semua laman menjadi hitam dengan tulisan Hacked By Watchers ID Family Attack Cyber x Majelis Rasulullah x NU Cyber Army, Ahlussunnah wal Jama'ah Cyber Army. Adapun pesan yang ditinggalkan oleh hacker tersebut berisikan kecaman keras terhadap Habib Rizieq dan FPI.

Sejumlah Situs Pemerintah Diretas, Bawa Pesan Anti Habib Rizieq dan FPI

Twitter


Menurutnya, Indonesia dengan fitrah kebhinekaan dirusak oleh Rizieq Shihab. "Hari hari ini sosok Rizieq Shihab datang dengan pongahnya mengoyak merobek persatuan dan kesatuan kita. Kita diajari saling benci membenci. Kita diajari saling caci dan maki," demikian bunyi pesan tersebut.

Mereka juga mengingatkan sejumlah kasus terkait Habib Rizieq seperti kasus chat, hinaan kepada Pancasila dan Gus Dur, serta intoleransi oleh FPI. Terakhir, mereka memberikan dukungan kepada aparat penegak hukum untuk bertindak tegas.

"Para penegak hukum jangan kasih kendor, tegaslah, hukumlah yang setimpal," pungkas para hacker. Pesan ini diakhiri sejumlah tagar seperti #BubarkanFPI, #LawanFPI, #IndonesiaDamaiTanpaFPI.

Perlu diketahui, kontroversi Habib Rizieq dan FPI memang kerap mendapat sorotan masyarakat. Mulai dari kepulangannya yang menimbulkan kerumunan, polemik tes swab COVID-19 yang melibatkan RS UMMI Bogor, hingga bentrokan dan aksi tembak yang dilakukan laskar FPI dengan polisi beberapa waktu lalu.

Sementara itu, saat ini Imam Besar FPI itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan di Petamburan. Tak hanya itu, ia juga telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait