Usai 'Drone', Kini Puing Roket Antariksa Tiongkok Ikut Terdampar di Indonesia
Nasional

Sebelumnya sebuah seaglider sempat diduga sebagai drone milik Tiongkok yang ditemukan di Selayar. Kini puing-puing roket antariksa Tiongkok ditemukan di Kalteng.

WowKeren - Beberapa waktu lalu Indonesia dibuat geger dengan temuan benda laut menyerupai drone yang diduga milik Tiongkok. Namun kekinian terungkap bahwa benda laut itu merupakan seaglider, meski masih menjadi misteri juga siapa negara yang memilikinya.

Dan belum berakhir kehebohan tersebut, warga Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah menemukan serpihan roket pesawat pada Selasa (5/1) kemarin. Dan kekinian serpihan itu diduga dari badan roket pesawat milik Badan Antariksa Tiongkok yang terdampar di Teluk Ranggau, Desa Sei.

Dugaan in seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol Hendra Rochmawan. Dalam pernyataan resminya, Hendra merujuk adanya logo dan tulisan China National Space Administration (CNSA) yang terdapat di bagian badan serpihan.

"Yaitu Badan Antariksa Nasional Republik Rakyat Tiongkok," terang Hendra, dilansir dari Tempo. "Yang bertanggung jawab untuk program ruang angkasa."

Kepolisian pun sudah melakukan penelusuran terkait penemuan ini. Hasilnya, lewat penelusuran pemberitaan sejumlah media, Tiongkok memang menerbangkan sebuah roket dari fasilitas peluncuran satelit di Pulau Xichang, Provinsi Sichuan, pada April 2020.


Namun kala itu penerbangan roket gagal dan meledak di angkasa. Puingnya pun jatuh dengan salah satunya terdampar sampai ke wilayah NKRI.

Selain bongkahan roket, polisi juga menemukan pakaian keselamatan air (waterpack) di sekitar lokasi kejadian. Polisi menduga barang-barang itu adalah milik salah satu kapal yang melintas di sekitar perairan Laut Jawa.

Berdasarkan penelusuran kepolisian, setelan itu merupakan milik kapal MV Yuan Wang Hai - Panama. Saat ini kapal tersebut sedang berlayar dari Australia menuju Vietnam.

"Diperkirakan life jacket milik kapal MV. YUAN WANG HAI - PANAMA tersebut jatuh di laut atau dibuang oleh penumpang," terang Hendra. "Sehingga terbawa arus ombak dan terdampar di pesisir pantai Teluk Ranggau Ds Sei Cabang Kec. Kumai Kab. Kobar."

Namun polisi akan memastikan lebih lanjut serpihan roket itu dengan membawanya ke Kecamatan Kumai. Komite Nasional Keselamatan Transportasi disebutkan akan menguji bongkahan tersebut pada Rabu (6/1) hari ini.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait