Gubernur Anies Baswedan meminta agar identitas tunawisma yang ditemui Mensos Risma segera dicek. Hal tersebut langsung ditanggapi oleh pihak PDIP dengan sentilan.
- Ruth Meliana
- Kamis, 07 Januari 2021 - 11:36 WIB
WowKeren - Sejak menjadi Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini memang rajin melakukan blusukan di DKI Jakarta. Namun, blusukan Risma baru-baru ini memicu kehebohan setelah ia menjumpai tunawisma yang berada di Jalan Sudirman dan Thamrin. Banyak warga DKI mengaku jarang melihat ada gelandangan di kawasan itu sehingga mempertanyakan kebenarannya.
Buntut kehebohan ini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sampai memerintahkan Dinsos DKI untuk mengecek identitas tunawisma yang dijumpai Risma. Hal tersebut langsung mendapatkan tanggapan dari PDIP. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menyampaikan dirinya sudah memberi masukan agar Pemprov DKI melakukan penelusuran sendiri.
Gembong sendiri menilai langkah Anies untuk meminta Dinsos melakukan penelusuran terhadap adanya gelandangan cukup positif. Kendati begitu, ia menyentil Anies agar mengambil hikmah dari blusukan Risma yang sering dilakukan di ibu kota.
"Beberapa hari yang lalu saya sudah menyampaikan perlu ada penelusuran terhadap tunawisma," kata Gembong seperti dilansir dari Detik, Rabu (6/1). "Agar pemprov ataupun Kemensos dapat membantu para tunawisma dan PMKS dengan tuntas."
"Ya instruksi gubernur kepada kadinsos untuk melakukan pengecekan saya pikir itu langkah positif, agar pemprov tidak menduga-duga," sambungnya. "Dan seharusnya pemprov ambil hikmah dari blusukannya Risma, kalau penanganan tunawisma dilakukan dengan baik oleh pemprov, saya yakin Bu Risma tidak akan mendatangi tunawisma di kolong jembatan."
Karena itu, Gembong berpesan kepada Anies untuk tidak baper. Pasalnya, blusukan yang dilakukan Mensos Risma dinilai bisa membantu kinerja Pemprov DKI dalam menangani tunawisma di ibu kota.
"Justru dengan blusukan yang dilakukan oleh Kemensos, akan terbangun kolaborasi penanganan tunawisma dan PMKS secara menyeluruh," ujar Gembong. "Anies berpikir positif ajalah, nggak usah baper. "Penanganan pemprov bukan tidak baik, tapi tidak menyentuh akar masalah tunawisma."
Sebelumnya, Kepala Bagian Publikasi dan Pemberitaan Kemensos Herman Kuswara mengungkapkan alasan Risma rajin blusukan di Jakarta. Menurutnya, Risma ingin melakukan pemetaan permasalahan sosial.
"Yang pertama ingin melakukan pemetaan permasalahan-permasalahan sosial yang aktual dan faktual sehingga Ibu--istilahnya dengan blusukan--melihat beberapa titik itu sebetulnya ingin memotret sejauh mana permasalahan-permasalahan sosial yang ada dan berkembang saat ini, yang memiliki urgensi untuk segera ditangani kan itu," kata Herman Kuswara, Senin (4/1).
(wk/lian)