Beredar Kabar Harun Masiku Sudah Meninggal, Ini Respon KPK
Nasional

KPK buka suara menanggapi kabar yang disampaikan Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman terkait adanya dugaan Harun Masiku telah meninggal dunia.

WowKeren - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman mengklaim tersangka dalam kasus suap pergantian antar waktu anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Harun Masiku telah meninggal dunia. Ia menyebutkan jika informasi tersebut akurat dan berasal dari jaringannya yang merupakan mantan intelijen.

Boyamin sendiri pernah memberikan informasi soal lokasi keberadaan Djoko Tjandra saat berstatus buron. Kini Djoko Tjandra sudah ditangkap.

Diketahui, beberapa kali Boyamin menyampaikan ada dugaan Harun Masiku telah meninggal. "Jaringan saya menyebutkan Harun Masiku sudah tidak ada atau meninggal tanda kutipnya, tidak tahu seperti apa," ujarnya dilansir Detikcom, Selasa (12/1).

Menurutnya, informasi yang diberikan kepadanya itu tak berasal dari informan sembarang. "Jaringan terbaik saya loh. Jujur ada beberapa pensiunan di lembaga intelijen. Beberapa mengatakan ke saya, itu (Harun) sudah meninggal," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tidak ada pembantahan atau informasi lain. Sehingga, dia meyakini hal tersebut. "Yakin karena tidak ada informasi sebaliknya kan. Kalau bicara keyakinan boleh. Kalau mengatakan, 'Itu sudah meninggal,' salah. Bisa dituntut keluarganya," katanya. "Ada dua orang yang mengatakan. Pensiunan itu (intelijen), yang bisa akses ke beberapa jaringan. (Harun) sudah nggak ada."


Menanggapi hal ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap meyakini jika Harun Masiku masih hidup dan bersembunyi. Plh Deputi Penindakan KPK, Setyo Budiyanto, mengatakan pihaknya belum menerima tanda-tanda atau bukti yang mengarah kepada dugaan Harun sudah tiada.

"Terkait masalah HM (Harun Masiku), apakah seperti rumor yang berkembang, apakah statusnya meninggal dunia, atau disembunyikan? untuk MD (meninggal dunia) atau tidak, selama kami tidak melihat jenazahnya (Harun Masiku) di mana, makamnya di mana, kuburannya di mana, maka kami menganggap yang bersangkutan statusnya masih hidup," kata Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, dikutip dari Kumparan, Selasa (12/1).

Sementara mengenai isu Harun disembunyikan, Setyo mengaku masih menelusuri kebenarannya. "Apakah kemudian disembunyikan atau bersembunyi, itu adalah upaya yang akan dilakukan para penyidik untuk berusaha mencari menelusuri keberadaan dari HM," ujarnya.

Setyo memastikan perburuan Harun Masiku terus dilakukan. Pasalnya, penangkapan Harun Masiku menjadi utang KPK yang harus dituntaskan. "Ini merupakan tanggungjawab yang harus kami selesaikan kami tuntaskan, dengan harapan ini utang dari penyidik yang harus dibayar dengan melakukan penangkapan terhadap HM," pungkasnya.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait