Beredar Informasi Dokter 77 Tahun Disuntik Vaksin Sinovac, BPOM Selidiki
Nasional
Vaksin COVID-19

Viralnya video epidemiologi Pandu Riono yang memperlihatkan tenaga kesehatan berusia 77 tahun di Indonesia tengah vaksin Corona Sinovac membuat BPOM melakukan kajian lebih lanjut terkait keamanan dan efektivitas untuk lansia.

WowKeren - Pemerintah telah menjalankan program vaksinasi COVID-19 yang dimulai pekan lalu. Vaksin buatan Tiongkok Sinovac menjadi yang pertama digunakan untuk vaksinasi tahap awal tersebut.

Meski begitu, penggunaan vaksin Sinovac hanya dianjurkan untuk orang rentang usia 18-59 tahun. Data uji klinis yang tersedia saat ini belum menjamin apakah vaksin tersebut aman jika disuntikan pada orang lanjut usia (lansia).

Namun, baru-baru ini ni ahli epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono, mengunggah video di akun Twitter pribadinya yang memperlihatkan seorang tenaga kesehatan (nakes) berusia 77 tahun di Indonesia tengah vaksin Corona Sinovac di RS Medistra, Jakarta.

"Video singkat tentang pemberian vaksin Sinovac pada Prof dr Suwandi Widjaja (77 tahun) di RS Medistra dan istri. Sinovac bisa untuk lansia yang sehat. Seperti juga dilakukan di Turkey. Sinovac dianjurkan pada usia 18-59 tahun. Tak ada larangan diberikan pada usia 60+ sehat," cuit Pandu dalam unggahannya pada Minggu (17/1).


Video tersebut tentunya menjadi viral di media sosial Twitter. Pasalnya, Indonesia tidak memprioritaskan vaksin COVID-19 Sinovac untuk lansia berusia 59 tahun ke atas.

Juru bicara program vaksinasi COVID-19 dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Lucia Rizka Andalusia, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih melakukan pengkajian terkait keamanan dan efikasi vaksin Sinovac untuk kelompok lansia. "Kami sedang mengumpulkan data dukung yang cukup dan akan melakukan pengkajian," katanya dilansir Detikcom, Selasa (19/1).

Sementara itu, Tiongkok dan Brasil menjadi negara yang memberikan vaksin Sinovac untuk lansia. Hanya saja pemberian ini dilakukan dalam rangka proses uji klinis.

"Sinovac itu sedang dalam proses uji klinik fase 1 dan 2 untuk lansia dan saya dengar fase 3 di Brasil. Jadi itu masih kita tunggu untuk memberikan emergency use of authorization (EUA) pada lansia," kata Kepala BPOM Penny K. Lukito beberapa waktu lalu.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts