Ini Alasan Jokowi Pilih Listyo Sigit Jadi Calon Kapolri Menurut Moeldoko
Nasional
Calon Kapolri Baru

Selain itu, Moeldoko juga sempat menjawab isu lompat angkatan. Moeldoko mengakui bahwa Listyo Sigit bukan berasal dari angkatan paling senior di Polri saat ini.

WowKeren - Presiden Joko Widodo diketahui menjadikan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis. Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko lantas membeberkan alasan sang Presiden.

Menurut Moeldoko, Jokowi memiliki kriteria khusus dalam menentukan nama calon Kapolri. Listyo disebut Moeldoko telah memenuhi seluruh kriteria tersebut.

"Ya kriteria lah, kan semua ada kriteria," tutur Moeldoko dilansir CNN Indonesia pada Kamis (21/1). "Kapasitas, kapabilitas, loyalitas, integritas itu bagian dari semua itulah."

Selain itu, Moeldoko juga sempat menjawab isu lompat angkatan. Moeldoko mengakui bahwa Listyo bukan berasal dari angkatan paling senior di Polri saat ini.

Jokowi sendiri disebutnya tidak menyepelekan aspek senioritas dalam memilih nama calon Kapolri. Namun, Jokowi juga memiliki pertimbangan matang dalam menentukan pilihannya.


"Jadi penilaian itu bersifat holistik," kata Moeldoko. "Holistik memperhatikan berbagai hal, baik dari sisi persyaratan-persyaratan yang tadi, dari sisi psikologinya, dari sisi yang lain-lain."

Terkait isu Listyo dipilih karena pernah menjadi ajudan Jokowi, Moeldoko memberikan bantahan. Moeldoko memastikan bahwa Listyo dipilih lantaran memiliki kualitas dan rekam jejak prestasi yang baik di Polri.

"Jadi bukan karena macam-macam," tegas mantan Panglima TNI tersebut. "Jangan diartikan macam-macam."

Sebelumnya, Komisi III DPR RI telah menggelar uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Kapolri pada Rabu (20/1) kemarin. Komisi III DPR RI juga secara aklamasi sudah menyetujui penunjukan Listyo sebagai Kapolri untuk menggantikan Idham.

"Berdasarkan pandangan dan catatan fraksi, pimpinan dan anggota Komisi III secara mufakat menyetujui pemberhentian dengan hormat dari jabatan Kapolri atas nama Jenderal Idham Azis," ujar Ketua Komisi III Herman Hery, Rabu (20/1). "Dan menyetujui pengangkatan Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri."

Komisi III pun selanjutnya akan segera menyurati Pimpinan DPR RI demi menindaklanjuti persetujuan ini. Sebab selanjutnya diperlukan pengadaan Rapat Paripurna untuk pengesahan Kapolri terpilih.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts