Abu Janda ‘Sewot’ Susi Pudjiastuti Ajak Netizen Unfollow Akunnya: Dia Sumbu Pendek
Instagram/permadiaktivis2/susipudji
Nasional

Susi Pudjiastuti mengajak netizen beramai-ramai unfollow akun Abu Janda. Tak terima, Abu Janda balas menyebut mantan menteri KKP itu sebagai sumbu pendek.

WowKeren - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti telah mengajak netizen beramai-ramai untuk unfollow Abu Janda. Ajakan ini buntut cuitan kontroversial Abu Janda terkait “evolusi” yang diduga rasis kepada Natalius Pigai.

Saya pikir saatnya dihentikan ocehan-ocehan model seperti ini yang selalu menyinggung perasaan publik,” kata Susi di akun Twitternya. “Tidak sepantasnya dimasa sulit pandemic, hal-hal yang tidak positif dibiarkan. Ayo kita unfollow dan jangan perdulikan lagi orang-orang seperti ini. Salam sehat dan damai.”

Cuitan Susi itu langsung ditanggapi oleh Abu Janda. Ia menyebut Susi sebagai orang sumbu pendek yang hanya membaca berita dari headline saja tanpa melihat konteksnya.

”Bu Susi ini intinya sumbu pendek, reaktif terhadap headline yang dia baca,” kata Abu Janda seperti dilansir dari Detik, Jumat (29/1). “Hak asasi kok mau sumbu pendek dan reaktif terhadap apa yang dia baca.”


”Nggak ada (masalah). Cuma aku pikir Bu Susi bereaksi karena ngebaca headline berita, ya aku pikir wajar lah semua orang pasti ya sah-sah saja dia beraksi,” sambungnya. “Tapi ini kan semua berawal dari headline berita itu, dan ini berawal dari Kiaiku, Pak Sekjen (PBNU) Kiai Helmy, itu disodok pertanyaan wartawan.”

Dalam kesempatan ini, Abu Janda turut memberikan klarifikasi mengenai cuitan “Islam arogan”. Pasalnya, ia menilai reaksi Susi itu berkaitan dengan pernyataannya tentang “Islam arogan”. Abu Janda menjelaskan awalnya ia terlibat twitwar dengan Tengku Zulkarnaen.

Kala itu, Tengku Zulkarnaen menulis di Twitternya bahwa 'minoritas di negara ini arogan terhadap mayoritas'. Abu Janda membalasnya yang dinilai berujung pada kesalahpahaman. Ia mengatakan sudah mengklarifikasi cuitannya itu ke Sekjen PBN Helmy Faishal.

”Tapi sebetulnya udah diklarifikasi bahwa itu kesalahpahaman, bahwa cuitan itu dipotong, padahal itu adalah jawaban saya ke Tengku Zulkarnaen yang lagi nge-tweet provokasi SARA,” terang Abu Janda. “Tengku Zulkarnaen nge-twit bilang seolah-olah 'minoritas di negeri ini arogan ke mayoritas', kan ngeri sekali pernyataannya, tanya-jawab ya kan.”

”(Dibalas Abu Janda) 'Kenapa arogan? Nggak Tad (Ustad), yang arogan itu Islam--gua bilang--yang pendatang dari Arab',” sambungnya. “Kenapa muncul kata arogan? Karena menjawab cuitan dari Tengku Zulkarnaen, tapi itu dipotong seolah-olah cuitan mandiri, jadi ya wajar.”

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait