Selain Pedagang Pasar, Driver Ojol Bakal Masuk Kelompok Selanjutnya Untuk Vaksinasi COVID-19
Nasional

Selain para pedagang pasar, pemerintah telah memasukkan driver ojol ke dalam kelompok prioritas penerima vaksin. Dengan mobilitas yang tinggi, driver ojol dianggap juga rawan tertular dan menularkan virus corona.

WowKeren - Pemerintah telah melaksanakan vaksinasi corona ke tenaga kesehatan dengan target sebesar 1,5 juta orang hingga akhir bulan Februari. Sejauh ini, sudah setengah dari target menerima vaksinasi pertama.

Hingga Minggu (7/2), sudah ada 784.318 nakes usia 18-59 tahun menerima suntikan pertama vaksin Sinovac. Sementara yang sudah menerima 2 dosis sebanyak 139.131 orang.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyebut tren penyuntikan harian terus naik. Ia optimis apabila pihakna bisa mencapai target yang telah diberikan.

Setelah nakes, rencananya pemerintah akan memvaksin 17 juta orang petugas pelayanan publik yang sehari-hari berhadapan dengan masyarakat. Termasuk anggota TNI/Polri.

Vaksinasi yang digelar pada bulan Maret itu menggunakan vaksin Sinovac yang diproduksi oleh Bio Farma. Secara spesifik, di Jakarta dan Jawa Barat, pedagang pasar juga termasuk kelompok yang mendapatkan vaksinasi pada bulan Maret. Hal ini dikarenakan pekerjaan mereka yang esensial dan juga rawan penularan.


Selain para pedagang, para driver ojek online (ojol), yang sehari-hari masih mengangkut penumpang, mengantar makanan hingga barang juga masuk ke dalam kelompok prioritas penerima vaksin. Dengan mobilitas yang tinggi, driver ojol dianggap juga rawan tertular dan menularkan virus corona.

Apalagi orang tanpa gejala (OTG) kini mendominasi kasus positif. Namun, untuk jadwal vaksinasi para driver ojol masih dirundingkan oleh pemerintah.

"Masih difinalkan. Tapi salah satunya iya (driver ojol dan sopir angkutan umum)," kata jubir vaksinasi corona Kemenkes, Senin (8/2). "Masuk kelompok divaksin bulan Maret."

Sementara itu, Gojek, selaku salah satu operator ojek online di Indonesia, menyambut baik upaya pemerintah untuk melakukan vaksinasi corona kepada seluruh masyarakat, termasuk para pihak yang ada di ekosistem Gojek. "Gojek siap berkolaborasi dengan pemerintah untuk melakukan sosialisasi terkait manfaat vaksin maupun tahapan pelaksanaannya, termasuk kepada para pihak di ekosistem Gojek, terutama para mitra driver yang merupakan bagian dari urat nadi logistik nasional," kata Chief Corporate Affairs Gojek, Nila Marita dalam keterangannya dilansir dari Kumparan, Senin (8/2).

Program vaksinasi ini diharapkan bisa berjalan dengan lancar, sehingga dapat menekan penyebaran COVID-19 dan mendukung percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait