Pengamat Sebut Isu Kudeta AHY Berpotensi Untungkan Demokrat, Ini Alasannya
Instagram/agusyudhoyono
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Seorang pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menyebut isu kudeta pucuk pimpinan Demokrat justru menguntungkan AHY dan partainya. Penasaran apa alasannya?

WowKeren - Isu kudeta pucuk pimpinan Partai Demokrat menjadi sorotan banyak pihak. Salah satunya adalah pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno. Ia menyebut isu tersebut justru menguntungkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan partainya.

"Bisa saja isu kudeta dan KLB (Kongres Luar Biasa) ini hanya ramai di permukaan dan menguntungkan Demokrat dan AHY gitu karena sering jadi diskusi publik gitu. Justru kalau saya melihat isu kudeta begini, atau KLB begini, itu membuat Demokrat semakin solid karena dukungan berbagai daerah sudah semakin kuat karena disampaikan secara tertulis," kata Adi seperti dilansir dari Kumparan, Selasa (23/2).

Adi menilai bahwa isu tersebut akan membuat nama Demokrat semakin populer, karena lebih sering dibahas oleh media massa. "Semakin mempopulerkan nama Demokrat dan AHY jadi buah bibir, jadi bonus politik yang sebenarnya datang tanpa diduga kepada Demokrat," paparnya.


Apalagi menurutnya, isu KLB sebenarnya tidak mengkhawatirkan untuk Demokrat. "Artinya Demokrat saat ini sudah bisa membaca isu KLB ini sudah muncul dari beberapa faksi yang memang dari dulu itu ada faksi lama di Demokrat," terangnya.

Hal itu terutama karena para senior dan pendiri partai yang menyerukannya tidak memiliki pengaruh kuat ke dalam partai. "Tapi kan faksi-faksi ini sudah enggak kuat posisinya rata-rata mantan dan outsider kan. Sudah tidak jadi pengurus inti saat ini," sambungnya.

Kendati demikian, Adi menilai situasi akan jauh berbeda jika isu KLB tersebut melibatkan pihak eksternal yang cukup berpengaruh. "Beda ceritanya kalau desakan KLB ini mencoba mengajak orang lain seperti yang terjadi keributan beberapa hari lalu itu. Yang kudeta ajak Moeldoko," pungkasnya.

Sementara itu, tokoh yang disebut-sebut ingin menjadi capres 2024 melalui jalur Ketua Umum Partai Demokrat adalah Kepala Staf Kantor Presiden Moeldoko. Kendati demikian, Moeldoko telah membantah tudingan tersebut.

(wk/eval)

You can share this post!

Related Posts