Genap Setahun Pandemi, Wamenkes Ungkap 2 Kasus Mutasi Corona Asal Inggris Sudah Ditemukan di RI
YouTube/Kemenristek /BRIN
Nasional
Mutasi Corona Masuk Indonesia

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono melaporkan bahwa kasus mutasi virus corona yang pertama kali ditemukan di Inggris kini sudah ditemukan pula di Indonesia.

WowKeren - Satu tahun telah berlalu sejak kasus positif virus corona (COVID-19) pertama kali dilaporkan di Indonesia pada 2 Maret 2020 lalu. Dalam momen setahun pandemi ini, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono melaporkan bahwa kasus mutasi virus corona yang pertama kali ditemukan di Inggris kini sudah ditemukan pula di Indonesia.

"Tadi malam saya mendapatkan informasi bahwa dalam tepat satu tahun hari ini kita menemukan mutasi B117 UK mutation di Indonesia," terang Dante dalam acara yang disiarkan di kanal YouTube Kemenristek/BRIN pada Selasa (2/3) hari ini. "Ini fresh from the oven, baru tadi malam ditemukan dua kasus."

Dengan temuan mutasi virus tersebut, Dante pun menilai Indonesia akan menghadapi pandemi dengan tingkat kesulitan yang semakin berat. Pasalnya, mutasi tersebut dinilai membuat virus corona lebih cepat menyebar.

"Dari 462 yang sudah kita cek di seluruh Nusantara dalam beberapa bulan ini, kita sudah menemukan dua kasus (mutasi) tadi malam," lanjut Dante. "Dan refleksi itu akan membuat tantangan baru kita ke depan untuk lebih mengembangkan proses-proses yang berkaitan dengan riset yang semakin cepat, model-model penanganan yang lebih baik, studi-studi epidemiologis secara analitik. Karena proses mutasi ini sudah ada di sekitar kita."


Lebih lanjut, Dante berharap agar kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat dapat membawa hal positif dalam penanganan pandemi corona. Hingga akhirnya pandemi dapat tereradikasi dari Indonesia.

"Kita tidak pernah bisa tahu kapan proses ini akan berjalan. Ini adalah bagian dari satu proses yang terjadi di dalam sejarah umat manusia," papar Dante. "Apakah nanti kita tetap berjalan pada situasi budaya dan kehidupan seperti ini, kita masih belum tahu."

Meski demikian, Indonesia dapat bertumpu kepada inovasi riset yang semakin cepat. Selain penemuan alat deteksi virus dan vaksin buatan dalam negeri, Dante juga berharap ke depannya Indonesia dapat menemukan terapi atau obat-obatan untuk menyembuhkan pasien COVID-19.

"Mudah-mudahan kolaborasi yang kita lakukan secara lintas sektoral ini membawa kita dalam perbaikan mengatasi COVID-19 ini untuk ke depan," pungkas Dante. "Kita berulangtahun hari ini, satu tahun COVID-19. Tapi kita tak ingin berulangtahun lagi untuk tahun depan."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts