Heboh KLB Kudeta Demokrat, Andi Arief: Jangan Salahkan Jika SBY Demo di Istana
Instagram/pdemokrat
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Menurut Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, apabila Kongres Luar Biasa (KLB) tersebut benar-benar berlangsung maka pemerintah telah melakukan pembiaran.

WowKeren - Isu kudeta kepemimpinan Partai Demokrat dari Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih terus berlanjut. Kongres Luar Biasa (KLB) terkait kudeta Demokrat disebut akan berlangsung di hotel di Sumatera Utara.

Menurut Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat, Andi Arief, apabila KLB tersebut benar-benar berlangsung maka pemerintah telah melakukan pembiaran. Melalui akun Twitter barunya, @AndiArief_ID, Presiden Joko Widodo diminta untuk bertindak.

"Pemerintah lakukan pembiaran jika KLB ilegal terjadi," cuit Andi pada Jumat (5/3). "Pak Jokowi harusnya bisa bertindak, terlalu lembek bela demokrasi."

Lebih lanjut, Andi menyebut Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bisa saja berdemonstrasi di Istana Kepresidenan, Jakarta, terkait isu kudeta ini. Langkah tersebut disebut bisa saja ditempuh untuk memprotes sikap Jokowi.

"Soal etika hargai mantan Presiden (SBY) yang lakukan kebenaran juga beku hatinya," lanjut Andi. "Jangan salahkan jika mantan Presiden demonstrasi di Istana dengan standar prokes."


Andi Soal KLB

Twitter/@AndiArief_ID

Selain itu, Andi juga menyebut bahwa ratusan kader Demokrat akan mendatangi Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumut. Para kader disebutnya akan mencegah Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko menghadiri KLB terkait kudeta Demokrat.

"Ratusan kader Demokrat akan ke Bandara Kualanamu sambut Pak Moeldoko dan meminta dia pulang ke Jakarta," tulis Andi. "3 kemungkinan, pertama batal berangkat karena ketauan. Kedua on schedule. Ketiga mengubah jam penerbangan. Kami sudah berupaya keras menghalangi langkah para kader ini."

Sebelumnya, Andi mengaku bahwa akun Twitter lamanya, @Andiarief_, dibajak oleh pihak tak bertanggungjawab. Akun Twitter resmi Partai Demokrat pun mengunggah penjelasan Andi terkait peretasan tersebut.

Peretasan Twitter Andi

Twitter/@PDemokrat

"Sambil menunggu proses kembalinya akun Twitter Kepala Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief, untuk sementara pencerahan dari yang bersangkutan, silahkan follow akun @AndiArief_ID," cuit akun resmi Partai Demokrat pada Kamis (4/3). "Terima kasih."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts