Gejolak Demokrat Berujung KLB, Surya Paloh Ngaku Prihatin
sulselprov.go.id
Nasional
Isu Kudeta Partai Demokrat

Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh mengaku prihatin terhadap adanya gejolak yang terjadi dalam partai Demokrat yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut.

WowKeren - Konflik di tubuh Partai Demokrat tengah menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Puncaknya adalah dengan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Jumat (5/3).

Hal ini rupanya turut disorot oleh Ketua Umum (Ketum) Partai NasDem Surya Paloh. Ia mengaku prihatin dengan gejolak yang terjadi di Partai Demokrat.

Surya berharap masalah yang terjadi di partai berlambang bintang mercy itu dapat terselesaikan. "Partai NasDem menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas kemelut yang terjadi atas Partai Demokrat," katanya dalam keterangan tertulis, Jumat (5/3).

Surya mengatakan, Demokrat merupakan salah satu partai besar. Apalagi Demokrat memiliki sejarah panjang dan pernah menjadi pemenang Pemilu pada tahun 2009 lalu.


Surya menyayangkan apabila ada gejolak di tubuh partai yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tersebut. Menurutnya, kemelut di internal partai tersebut bisa diselesaikan untuk mencari benang merah.

"Semestinya bisa diurai masalahnya untuk kemudian dicari benang merah atau titik temunya agar jalannya roda organisasi dan kerja-kerja politik partai bisa terus berlanjut dengan baik," ujarnya.

Demokrat, menurut Surya, adalah salah satu partai yang telah menjadi bagian dari kehidupan demokrasi Indonesia. "Bagaimanapun, sebagai organisasi politik, Demokrat memiliki kedaulatannya yang oleh karena itu jangan sampai masalah atau kemelut yang terjadi tidak mengindahkan norma dan kewibawaan partai," imbuhnya.

Seperti yang telah diketahui, KLB Demokrat di Sumut digelar pada Jumat (5/3). Dalam kongres tersebut, para peserta memilih Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai Ketua Umum.

"Kongres Luar Biasa Partai Demokrat menimbang dan seterusnya, mengingat dan seterusnya, memperhatikan, memutuskan, menetapkan pertama, dari calon kedua tersebut atas voting berdiri," kata pimpinan sidang Jhoni Allen Marbun. "Maka Pak Moeldoko ditetapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat Periode 2021-2025."

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts