Pasiennya Diduga Polisi yang Hilang Saat Tsunami, RSJ Aceh Buka Suara
Unsplash/NOAA
Nasional

Diketahui, mantan anggota polisi bernama Bharaka Zainal Abidin alias Asep tersebut tengah bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, kala gelombang besar menyapu posko itu pada 2004 silam.

WowKeren - Salah seorang pasien di Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh diduga merupakan mantan anggota polisi yang sempat hilang pada bencana tsunami Aceh pada Desember 2004 lalu. Diketahui, mantan anggota polisi bernama Bharaka Zainal Abidin alias Asep tersebut tengah bertugas di Poskotis Brimob Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, kala gelombang besar menyapu posko tersebut.

Pihak RSJ Aceh pun buka suara terkait dugaan ini. Menurut Wakil Direktur Pelayanan RSJ Aceh, Syarifah Yessi Hedianti, pasien tersebut selama ini memang disapa Zainal.

"Selama ini dia dipanggil Pak Zainal," tutur Syarifah kepada CNN Indonesia, Kamis (18/3). Namun, Syarifah mengaku tidak tahu jika pasien tersebut merupakan mantan anggota polisi yang hilang saat tsunami Aceh.

Pihak RSJ Aceh sendiri belum mengetahui nama asli pria tersebut. Mereka hanya tahu bahwa Zainal dirujuk ke RSJ Aceh pada tahun 2009 silam oleh salah satu kepala desa di Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya.


Namun, kepala desa yang mengantar Zainal tersebut kini telah meninggal dunia. Selain itu, tidak ada pihak yang mengaku sebagai sosok keluarga Zainal.

"Selama ini tidak ada keluarga yang mengakui," ungkap Syarifah. "Dan kemudian yang membawa juga Pak Keuchik (kepala desa) tahun 2009 juga sudah meninggal, dibawa dari Aceh Jaya."

Adapun kondisi pasien tersebut kini tengah tidak stabil dan tampak gelisah. Oleh sebab itu, pihak RSJ Aceh belum mulai memeriksa DNA pria yang diduga mantan anggota polisi tersebut. "Kita akan periksa apakah cocok DNA-nya identifikasinya, kami tunggu pasien stabil dulu," pungkas Syarifah.

Sebelumnya, informasi mengenai pasien yang diduga sebagai Bharaka Asep ini berawal dari pesan yang beredar di grup WhatsApp personel Polri. Polda Aceh sendiri lantas melakukan kroscek ke RSJ Aceh.

Saat ini Polda Aceh pun akan mengonfirmasi soal kebenaran identitas pasien diduga Bharaka Asep itu. Yakni dengan menemui pihak keluarga yang bersangkutan di Jawa Barat serta berkoordinasi lebih lanjut dengan kesatuan dinasnya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait