WHO Tetapkan COVID-19 India B.1.617 Variant of Concern Global, Apa Artinya?
Pexels/cottonbro
Dunia
Pandemi Virus Corona

Terdapat beberapa karakter penentu sehingga sebuah varian virus masuk variant of concern, salah satunya B.1.617 yang dianggap jauh lebih menular.

WowKeren - Selayaknya virus pada umumnya, SARS-CoV-2 penyebab COVID-19 juga mengalami mutasi. Dan tentu saja beberapa hasil mutasi ini menciptakan karakter yang lebih berbahaya.

Salah satunya varian B.1.617 yang menjadi penyebab utama ledakan kasus COVID-19 di India. Kekinian varian B.1.617 itu sudah masuk dalam daftar variants of concern (VOC) atau varian yang memprihatinkan.

Hal ini seperti diungkap Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Senin (10/5). Sebab peneliti mendapati varian COVID-19 ini menjadi jauh lebih cepat menular ketimbang varian virus Corona lain.

"Ada sejumlah informasi yang membuktikan bahwa B.1.617 lebih menular," tutur Kepala Teknis WHO untuk COVID-19, Maria van Kerkhove. "Karena itulah kami mengklasifisikan varian ini sebagai varian yang memprihatinkan di tingkat global."


Kendati demikian, van Kerkhove menyebut detail lebih lanjut soal penetapan status baru ini akan disampaikan di laporan mingguan WHO. Dan penetapan status ini membuat varian memprihatinkan virus Corona di dunia bertambah menjadi 4, yakni B.1.1.7 dari Inggris, P.1 dari Brasil, B.1.351 dari Afrika Selatan, dan yang terbaru B.1.617.

Namun van Kerkhove menegaskan bahwa belum ada bukti bahwa metode pengobatan maupun vaksin yang beredar saat ini tidak efektif melawan varian B.1.617. Sedangkan untuk memasukkan satu varian COVID-19 ke daftar VOC adalah bila mencakup salah satu dari persyaratan berikut.

Yakni lebih mudah menular atau menyebabkan penyakit yang lebih parah. Selain itu juga apabila secara signifikan mengurangi netralisasi antibodi atau dapat mengurangi efektivitas pengobatan, vaksin, maupun diagnosis.

Van Kerkhove juga menjelaskan WHO saat ini masih memerlukan lebih banyak pengurutan virus karena harus mempelajari dari garis keturunannya. Namun sifatnya yang dianggap jauh lebih cepat menular membuat B.1.617 harus masuk VOC alih-alih tetap bertahan di Variant of Interest (VOI) alias varian minat.

"B.1.617 sebelumnya diberi label variant of interest," jelas van Kerkhove. "Karena diperlukan lebih banyak penelitian untuk sepenuhnya memahami karakteristiknya."

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts