PT Hero Supermarket Tbk., memutuskan untuk menutup semua gerai Giant mulai akhir Juli 2021. Nantinya perusahaan akan fokus mengembangkan IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.
- Elvariza Opita
- Selasa, 25 Mei 2021 - 14:44 WIB
WowKeren - Sejumlah gerai perusahaan ritel terpaksa gulung tikar, atau setidaknya menutup beberapa cabang, di tengah pandemi COVID-19. Yang terbaru adalah PT Hero Supermarket Tbk., yang mengumumkan penutupan seluruh gerai Giant per akhir Juli 2021 mendatang.
Hal ini seperti disampaikan Direktur Utama Hero Supermarket, Patrik Lindvall. Disebutkan Hero Group akan lebih fokusnya ke merek dagang lain yang dinilai lebih berpotensi untuk bertumbuh, seperti IKEA, Guardian, dan Hero Supermarket.
Melansir CNN Indonesia, Hero Group berencana mengubah lima gerai Giant menjadi ritel peralatan rumah tangga IKEA. Hero Group juga mempertimbangkan sejumlah gerai Giant menjadi Hero Supermarket.
"Seperti bisnis mumpuni lainnya, kami terus beradaptasi terhadap dinamika pasar dan tren pelanggan yang terus berubah," ujar Patrik lewat pers rilisnya, Selasa (25/5). "Termasuk menurunnya popularitas format hypermarket dalam beberapa tahun terakhir di Indonesia; sebuah tren yang juga terlihat di pasar global."
Menurut Patrik, sedang terjadi peralihan permintaan dari penjualan ritel fisik. Saat ini sektor yang berpotensi bertumbuh tinggi adalah sektor peralatan rumah tangga, kesehatan dan kecantikan, serta keperluan sehari-hari untuk masyarakat kelas atas.
Karena itulah, pimpinan Hero Group itu menargetkan untuk menggandakan hingga empat kali lipat jumlah gerai IKEA dibandingkan tahun lalu. "Serta membuka hingga seratus gerai Guardian baru hingga akhir tahun 2020," kata Patrik.
"Kami juga akan memastikan proses yang adil bagi seluruh mitra bisnis kami," imbuh Patrik menjanjikan. "Keputusan besar seperti ini tidaklah mudah, tetapi kami percaya keputusan ini perlu diambil untuk kepentingan jangka panjang PT Hero Supermarket Tbk., dan para karyawan kami yang berada di bawah naungan perusahaan."
Di sisi lain, penutupan gerai perusahaan ritel memang sudah beberapa kali terjadi, terlepas dari imbas pandemi atau bukan. Seperti pada pertengahan 2019 lalu ada 6 gerai Giant di Jabodetabek yang berhenti beroperasi. Bukan cuma faktor pandemi, persaingan bisnis ritel Indonesia saat ini memang sangat ketat.
(wk/elva)