Polda Metro Jaya terus melaksanakan pengetatan dan penyekatan arus balik mudik. Dari hasil pemeriksaan saat penyekatan arus balik mudik, ada ratusan orang dinyatakan positif COVID-19.
- Wahyu
- Selasa, 25 Mei 2021 - 15:39 WIB
WowKeren - Lebaran telah usai sejak sembilan hari yang lalu. Sejumlah pemudik dari luar kota telah kembali ke Jakarta. Kendati demikian, pihak kepolisian masih melakukan pengetatan dan penyekatan arus balik mudik lebaran 2021.
Berdasarkan dari aksi pemeriksaan yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya atas pemudik yang kembali ke Jakarta, total ada sekitar 92 ribu warga telah dilakukan pemeriksaan COVID-19. Sekitar 596 di antaranya dinyatakan positif COVID-19.
"Saya informasikan di sini, selama sembilan hari setelah lebaran, kita sudah memeriksa sekitar 92 ribu warga yang arus pulang mudik warga wilayah hukum Polda Metro Jaya," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jati Sampurna, Kota Bekasi, Selasa (25/5). "Dari kesemuanya ini, ada 596 yang positif."
Yusri menyampaikan bahwa warga yang dinyatakan positif itu hasil dari pemeriksaan di pos-pos penyekatan arus balik mudik. Selain itu, ada juga yang melakukan tes swab antigen di Polsek.
"Kita temukan di titik-titik penyekatan maupun juga yang dilakukan pemeriksaan swab antigen oleh para Bhabinkamtibmas maupun Kapolsek langsung di polsek-polsek," terang Yusri.
Yusri menganalogikan apabila satu dari ratusan orang yang terpapar COVID-19 itu lolos dan menularkannya kepada tiga orang lainnya, maka akan ada belasan ribu orang tertular. Kemudian jika ke-596 orang itu lolos, maka penularan bisa mencapai tiga kali lipat dalam kurun waktu satu hari.
"Kita berandai, satu orang saja lolos yang positif ini, bisa menularkan minimal tiga orang, bagaimana kalau 596 orang ini lolos?" jelas Yusri. "Berarti bisa dikali tiga. 1.800-an yang akan positif, minimal itu, menularkan ke-1.800 orang dalam satu hari."
Kemudian, Yusri juga menganalogikan jika hal tersebut terjadi dalam dua hingga tiga hari, sudah bisa dipastikan penyebaran COVID-19 tidak akan pernah usai. "Sampai kapan COVID-19 ini akan selesai. Nah, ini yang kita gugah hatinya masyarakat," tutup Yusri.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan kasus COVID-19 akan mengalami peningkatan selama beberapa waktu ke depan. Oleh sebab itu, ia menegaskan kepada masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.
(wk/wahy)