Hari Raya Waisak 2021 jatuh pada hari ini, Rabu (26/5). Berkaitan dengan hal itu, Menteri Agama (Menag) menyampaikan Selamat Hari Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis kepada umat Buddha di Indonesia.
- Putri Stevania
- Rabu, 26 Mei 2021 - 11:52 WIB
WowKeren - Hari Raya Waisak 2021 jatuh pada hari ini, Rabu (26/5). Berkaitan dengan hal itu, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan Selamat Hari Tri Suci Waisak 2565 Tahun Buddhis kepada umat Buddha di Indonesia.
Sedikit berbeda dengan perayaan beberapa tahun lalu, perayaan kali ini dilakukan secara sederhana dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dalam sambutannya, menteri yang biasa disapa Gus Yaqut itu mengapresiasi komitmen dan kepatuhan umat Buddha dalam upaya pencegahan penyebaran virus Corona.
Seperti yang diketahui tradisi perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur tahun ini juga ditiadakan karena pandemi. Menag kemudian mengajak umat Buddha untuk terus merawat kerukunan dan persaudaraan.
"Melalui momentum peringatan Hari Tri Suci Waisak 2565 tahun buddhis ini, saya berpesan kepada seluruh umat Buddha untuk terus merekatkan tali persaudaraan antar sesama," ujar Gus Yaqut dari keterangan resminya pada Rabu (26/5).
"Saya berharap, umat Buddha terus dapat memiliki pikiran, ucapan, dan perilaku damai sebagai wujud nyata cahaya kebenaran dalam meningkatkan kualitas beragama dan kerukunan antar sesama," lanjutnya.
Selain memberikan sambutan dan ucapan selama Hari Raya, Gus Yaqut juga menyinggung soal program restorasi Candi Borobudur. Ia mengajak umat Buddha untuk mendukung program pemerintah, pengembangan Candi Borobudur.
Menurutnya pemerintah telah mengambil langkah strategis dalam merealisasikan program restorasi Borobudur yang berfokus pada nilai-nilai spiritual dan pendidikan dari situs Borobudur. Dia mengajak umat Buddha untuk menjadikan nilai-nilai luhur tersebut sebagai spirit untuk bangkit dan bersatu.
“Bersama-sama (mari) menjadikan Candi Borobudur sebagai destinasi kunjungan religi agama Buddha dunia. Mari sukseskan restorasi Borobudur. Saya yakin dan percaya bahwa dengan memahami kebenaran Dharma yang hakiki, umat Buddha Indonesia dapat mengambil peluang tersebut dengan sebaik-baiknya," ujarnya
(wk/putr)