Pesawat Air Force Two tersebut terpaksa putar balik dan kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland sekitar 30 menit setelah lepas landas pada Minggu (6/6) waktu setempat.
- Bertilia Puteri
- Senin, 07 Juni 2021 - 13:00 WIB
WowKeren - Pesawat yang ditumpangi Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris dilaporkan mengalami gangguan teknis. Pesawat Air Force Two tersebut terpaksa putar balik dan kembali ke Pangkalan Gabungan Andrews di Maryland sekitar 30 menit setelah lepas landas pada Minggu (6/6) waktu setempat.
Setelah pesawat tersebut mendarat dengan selamat, Harris turun dan mengacungkan jempolnya. Ia mengaku berada dalam kondisi baik-baik saja.
"Saya baik-baik saja. Kami semua sempat berdoa, tapi kami baik-baik saja," kata Harris mengutip dari Associated Press pada Senin (7/6).
Sekitar satu setengah jam kemudian, Harris kembali berangkat dengan menggunakan pesawat lain. Diketahui, ia sedang berada dalam perjalanan ke Guatemala dan Meksiko.
Menurut Juru Bicara Harris, Symone Sanders, awak pesawat sebelumnya menyadari bahwa roda pendarat tak dapat disimpan sebagaimana mestinya tak lama setelah lepas landas. Hal tersebut dinilai dapat menyebabkan masalah mekanis lebih lanjut.
"Meskipun tidak ada masalah keamanan secara langsung, mereka kembali ke JBA karena sangat berhati- hati," papar Sanders. "Di mana mereka memiliki semua suku cadang dan mekanik yang mereka butuhkan untuk memperbaiki masalah tersebut."
Sebagai informasi, Harris melakukan perjalanan luar negeri pertamanya sebagai Wapres pekan ini. Perjalanan ini dilakukan Harris di tengah tekanan politik untuk membendung arus migran ke AS.
Sementara itu, jumlah migran yang tiba di perbatasan AS-Meksiko semakin banyak. Pada bulan April saja, Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS menemui lebih dari 178.000 migran, 44 persen di antaranya berasal dari Amerika Tengah.
Pekan lalu, Sanders mengatakan bahwa Harris akan membahas masalah-masalah yang mencakup vaksinasi COVID-19, bencana alam, kerawanan pangan dan perubahan iklim, serta kemiskinan, kekerasan, dan korupsi dalam kunjungan luar negeri pertamanya tersebut. Presiden Guatemala Alejandro Giammattei menilai Harris sebagai sosok yang jujur dan "tidak menahan diri".
Di sisi lain, masalah teknis pesawat pada hari Minggu kemarin bukan pertama kalinya terjadi pada Harris. Pada bulan Maret lalu, pesawat yang ditumpangi Harris sempat mengalami masalah mekanis dalam perjalanan ke California.
(wk/Bert)