Dalam tayangan televisi terlihat bus yang membawa 17 orang penumpang tersebut terkubur dalam puing-puing dan diselimuti oleh awan debu besar saat struktur bangunan ambruk.
- Zodiak Yanuarita
- Kamis, 10 Juni 2021 - 14:33 WIB
WowKeren - Sebuah insiden bangunan roboh kembali terjadi di Korea Selatan. Sedikitnya sembilan orang tewas dan delapan luka parah di Korea Selatan ketika sebuah bangunan lima lantai tiba-tiba runtuh. Gedung itu diketahui sedang dalam proses pembongkaran.
Bangunan ini menimpa sebuah bus yang berhenti di jalan di sebelah lokasi pembongkaran di Gwangju, sekitar 270 km (168 mil) barat daya ibukota, Seoul. Informasi ini sebagaimana disampaikan oleh pejabat di Markas Besar Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Gwangju.
Dalam tayangan televisi terlihat bus yang membawa 17 orang penumpang tersebut terkubur dalam puing-puing dan diselimuti oleh awan debu besar saat struktur bangunan ambruk. Yang Ik-je, pemilik toko yang ada di seberang jalan dari lokasi konstruksi, mengatakan dirinya segera berlari keluar ketika mendengar suara yang keras.
Ia menggambarkan suara tersebut seperti bumi yang berguncang. Saat hendak mencari tahu apa yang sedang terjadi ia pun tak bisa melihat dengan jelas lantaran awan menutupi jarak pandangnya.
"Saya tidak bisa melihat jalan dengan jelas, seolah-olah diselimuti kabut tebal," ujarnya kepada kantor berita Yonhap. "Saya memeriksa CCTV untuk mengetahui bahwa bangunan itu runtuh menimpa bus."
Para pejabat mengatakan penyebab bagaimana gedung tersebut bisa roboh hingga kini masih belum jelas. Pihak kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut. Semua pekerja di lokasi pembongkaran telah dievakuasi sebelum runtuh.
Sementara itu, Korea Selatan telah mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan catatan keamanan infrastrukturnya menyusul sejumlah bencana yang terjadi. Pada tahun 1955, insiden serupa juga pernah terjadi ketika sebuah department store runtuh menewaskan lebih dari 500 orang. Tak hanya itu, satu tahun sebelumnya juga sempat dilaporkan sebuah jembatan runtuh. Akibat insiden ini sebanyak 49 orang dilaporkan tewas.
(wk/zodi)