Terseret Dalam Kasus Suap Ekspor Benur Bersama Azis Syamsuddin, Begini Tanggapan Fahri Hamzah
https://www.dpr.go.id/
Nasional

Baru-baru ini, hakim mengungkapkan bahwa nama Fahri Hamzah dan Azis Syamsuddin terseret dalam kasus dugaan suap ekspor benur atau benih lobster. Hal ini diketahui berdasarkan dari bukti yang didapatkan.

WowKeren - Sidang tindak lanjut atas kasus perkara dugaan suap perizinan ekspor benur atau benih lobster yang menjerat mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo masih terus bergulir. Baru-baru ini, sidang perkara tersebut turut menyeret nama petinggi Partai Gelora Fahri Hamzah dan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

Mengetahui hal itu, Hakim Ketua Albertus mengaku terkejut mendengar nama Fahri Hamzah yang disebut ikut menitipkan kuota ekspor benur kepada Edhy. Hal tersebut terungkap saat Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membuka isi pesan antara Edhy dengan stafsusnya Safri di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (16/6).

Dalam percakapan tersebut, jaksa mengungkapkan bahwa ada isi percakapan untuk mendorong perusahaan Fahri lolos sebagai eksportir benur. Dalam percakapan tersebut, Edhy memerintahkan Safri untuk menerima tim perusahaan Fahri Hamzah. "Langsung hubungi dan undang presentasi," bunyi pesan dari Edhy kepada Safri.


Saat dikonfirmasi oleh jaksa, Safri mengaku menjalankan perintah dari Edhy, namun tidak mengingat nama perusahaan milik Fahri Hamzah. Kemudian, jaksa juga mempertanyakan munculnya nama Azis Syamsuddin dalam perkara korupsi tersebut.

Sama halnya dengan Fahri Hamzah, Safri mengaku hanya menjalankan perintah dari Edhy, dan tidak mengingat nama perusahaan milik Azis. Di sisi lain, nama Azis Syamsuddin juga telah terseret dalam kasus dugaan suap Wali Kota Tanjungbalai.

Sementara itu, Fahri Hamzah memberikan tanggapannya terkait dengan terseretnya namanya dalam kasus dugaan suap ekspor benur. Fahri mengaku siap menjalani proses hukum apabila memang tudingan tersebut benar adanya. Ia juga menyebut siap menerima jika dijadikan tersangka oleh KPK.

Fahri menegaskan bahwa dirinya tidak takut dan akan menjalani seluruh proses hukum yang ada di KPK. "Enggak usah takut, saya enggak akan lari, ini tanah tumpah darah saya, asalkan saya diberikan hak membela diri secara terbuka di depan mahkamah," tutur Fahri dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @Fahrihamzah, Rabu (16/6).

(wk/tiar)

You can share this post!

Related Posts