Pemred Media Lokal di Sumut Diduga Ditembak OTK Hingga Tewas, Polisi Bentuk Tim Gabungan
Pixabay
Nasional

Korban ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir tak jauh dari kediamannya pada Sabtu (19/6) dini hari tadi dengan luka tembak di pangkal paha sebelah kiri.

WowKeren - Pemimpin redaksi salah satu media lokal di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, diduga ditembak oleh orang tak dikenal (OTK). Korban ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir tak jauh dari kediamannya pada Sabtu (19/6) dini hari tadi dengan luka tembak di pangkal paha sebelah kiri.

"Awalnya masyarakat yang menemukan mobil itu. Ternyata korban sudah ditemukan tewas di dalam mobil," jelas Kasat Reskrim Polres Simalungun, AKP Rahmat Ariwibowo, kepada CNN Indonesia. "Kejadiannya jam 12.00 dini hari tadi. TKP tak jauh dari rumah korban."

Warga yang menemukan korban lantas melapor ke pihak kepolisian. Korban bernama Marasalem Harahap tersebut kemudian dibawa ke RS Vita Insani Pematangsiantar pada pukul 01.00 dini hari.

"Masyarakat melaporkan kejadian itu ke polisi. Setelah itu jenazah dibawa ke RS Vita Insani," terang Rahmat. "Kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diotopsi."


Pihak kepolisian pun membentuk tim khusus untuk menangani kasus dugaan penembakan ini. "Kami membentuk tim gabungan dari Polda, Polres, dan polsek untuk menyelidiki kasus ini," jelas Direskrimum Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja.

Polisi kini tengah mengumpulkan bukti-bukti yang ada dan juga memeriksa beberapa saksi. "Saksi-saksi itu sedang kita interogasi. Saksi di TKP (tempat kejadian perkara) dan saksi yang semalam berkomunikasi dengan korban," paparnya.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut, Hermansjah, lantas mengecam kasus dugaan penembakan ini dan meminta agar pelaku dapat segera ditangkap. Ia juga mengungkapkan adanya sejumlah kasus dugaan kekerasan terhadap wartawan di Sumut dalam beberapa bulan terakhir.

"Pada 29 Mei 2021, kasus percobaan pembakaran rumah Abdul Kohar Lubis, jurnalis linktoday.com di Kota Pematangsiantar. Pada 31 Mei 2021, mobil jurnalis Metro TV Pujianto di Sergai dibakar OTK," paparnya. "13 Juni 2021, rumah orang tua jurnalis di Binjai dibakar OTK. Diduga karena kasus judi. Pada 19 Juni 2021, Marah Halim, Pemred lassernewstoday.com, tewas setelah ditembak OTK."

Herman mengingatkan bahwa sudah ada undang-undang yang menjamin perlindungan terhadap pers. "Pers seharusnya tidak saja dijamin, tapi mendapat perlindungan hukum saat menjalankan tugas profesinya sebagai seorang wartawan di lapangan," tegas Herman.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts