Kasus COVID-19 RI Hampir 40 Ribu Sehari, Diperkirakan Butuh 3 Bulan Untuk Turun ke Level 5 Ribu
Unsplash/Mufid Majnun
Nasional

Pemerintah Indonesia sendiri telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang.

WowKeren - Kasus virus corona (COVID-19) harian di Indonesia baru saja memecahkan rekor dengan mencatat hampir 40 ribu kasus dalam sehari, tepatnya 38.391 kasus, pada Kamis (8/7). Berdasarkan riset PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, diperkirakan butuh waktu sekitar tiga bulan untuk menurunkan kasus COVID-19 harian ke level normal di angka 5.000 hingga 6.000.

"Berdasarkan pengalaman kenaikan kasus COVID-19 pada Januari 2021, diperlukan sekitar tiga bulan untuk menurunkan kasus COVID-19 ke level normal 5.000 sampai 6.000 kasus per hari," ungkap Head of Industry and Regional Research Bank Mandiri, Dendi Ramdani, dalam keterangan resmi, Jumat (9/7).

Pemerintah Indonesia sendiri telah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat untuk wilayah Jawa dan Bali sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang untuk menekan laju penularan COVID-19. Dendi lantas memperkirakan penerapan PPKM Darurat akan diperpanjang apabila tidak ada penurunan kasus COVID-19 harian secara signifikan.

"Lebih dari itu, penerapan PPKM Darurat ini kemungkinan besar diperpanjang jika tidak terjadi penurunan kasus positif harian COVID-19 secara signifikan," papar Dendi


Menurutnya, penerapan PPKM Darurat hingga 20 Juli mendatang kemungkinan besar akan efektif dalam menurunkan mobilitas masyarakat. Apalagi mobilitas masyarakat memang telah mengalami penurunan sejak terjadi lonjakan kasus COVID-19.

Data Google Mobility Index per 2 Juli 2021 menunjukkan bahwa pergerakan manusia mulai menurun sejak pertengahan Juni. Meski demikian, levelnya masih relatif lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan telah mempersiapkan skenario terburuk apabila kasus COVID-19 harian Indonesia mencapai angka 70 ribu. Menurut Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, skenario ini mencakup kesiapan suplai oksigen, obat, ketersediaan tempat tidur di rumah sakit, hingga ruang ICU.

"Jadi, kita sudah hitung worst case scenario, lebih dari 40 ribu (kasus harian)," terang Luhut dalam keterangan persnya, Selasa (6/7). "Oksigen sampai hari ini kami hitung sudah dibuat skenario oleh tim bisa sampai 50 ribu (kasus). Mungkin paling jelek kita sudah bikin sampai 60 ribu-70 ribu kasus per hari."

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait