Penerima Bansos Kemensos Di Jabar Capai 7 Juta KK, Berbeda Dengan Bantuan Provinsi
Nasional

Selama Indonesia mengalami pandemi COVID-19, pemerintah memberikan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang terdampak langsung melalui Kementerian Sosial (Kemensos).

WowKeren - Pandemi COVID-19 yang menyerang Indonesia selama lebih dari satu tahun membuat sektor perekonomian nasional mengalami kegoyahan. Banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan karena perusahaan tempat mereka bekerja sudah tidak bisa membayarkan gajinya lagi.

Terkait dengan hal tersebut, pemerintah berupaya untuk memberikan bantuan sosial (bansos) melalui Kementerian Sosial (Kemensos) agar daya beli masyarakat masih bisa terus berjalan. Bansos diberikan kepada masyarakat yang terkena dampak langsung dari pandemi COVID-19.

Masyarakat Jawa Barat (Jabar) yang menjadi penerima bansos Kemensos mencapai sekitar 7 juta Kepala Keluarga (KK). Adapun jumlah tersebut meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Dodo Suhendar selaku Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jabar menjelaskan bahwa penerima bansos Kemensos berbeda dengan Keluarga Rumah Tangga Sasaran (KRTS) bansos Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. Perbedaan itu terletak pada basis datanya.


Dodo menjelaskan bahwa penerima bansos Kemensos itu berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sedangkan penerima bansos Provinsi Jabar, merupakan masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, tetapi belum termasuk dalam DTKS atau non DTKS.

Lebih lanjut, Dodo telah mengajukan sekitar 1.903.583 KRTS penerima bansos Provinsi Jabar untuk menjadi penerima BST ke Pusdatin Kemensos. Akan tetapi, hingga saat ini belum ada perkembangan lebih lanjut terkait dengan pengajuannya itu.

"Data KRTS penerima bansos Provinsi Jabar tahun 2020 yang sudah diajukan ke Pusdatin Kemensos dan masuk buffer stock data calon penerima BST belum ada yang masuk dalam penetapan KPM BST Kemensos Tahun 2021," terang Dodo, Jumat (9/7).

Dodo menerangkan bahwa saat ini pihaknya tengah menganalisa sekaligus mempersiapkan data sasaran bansos Provinsi Jabar. Tidak hanya itu, pihaknya juga tengah mengkaji besaran manfaat dan jenis bantuan yang akan diberikan kepada masyarakat Jabar.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengatakan bahwa pemerintah akan menambah komponen yang diberikan kepada penerima manfaat bansos PPKM Darurat. Risma menyampaikan bahwa ada tiga jenis bansos yang akan dibagikan dan bakal ditambah dengan bantuan beras sebanyak 10 kilogram.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait